Update browser Anda

Browser yang digunakan merupakan versi lama dan sudah tidak didukung lagi. Kami menyarankan Anda mengupdate browser Anda untuk pengalaman yang lebih baik.

Kasus Keracunan Makanan Tewaskan 3 Bocah di Solok Selatan, Polisi Pastikan Ada Tersangka

Suara.com Dipublikasikan 09.52, 27/09 • Riki Chandra
Ilustrasi garis polisi, TKP tindak kejahatan. [Shutterstock]
Ilustrasi garis polisi, TKP tindak kejahatan. [Shutterstock]

SuaraSumbar.id - Polisi terus mendalami kasus dugaan keracunan makanan yang menewaskan tiga bocah beradik kakak di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat (Sumbar). Polisi juga memastikan akan ada tersangka dalam kasus tersebut.

Hal itu diungkap Kasat Reskrim Polres Solok Selatan, AKP Dwi Purwanto. Menurutnya, hasil penyelidikan sementara ketiga bocah itu meninggal tidak wajar.

"Kami akan terus ungkap kasus ini. Akan ada tersangka. Namun masih dalam tahap penyelidikan," katanya, Senin (27/9/2021).

Bahkan menurut Dwi Purwanto, tersangka akan lebih dari satu. Namun pihaknya masih menunggu hasil uji sampel jenazah di laboratorium Forensik Mabes Polri.

"Setelah hasil sampel jenazah keluar, akan ada titik terang dan kasus ini akan naik ke tingkat penyidikan," sebutnya

Diakuinya, kasus meninggalnya bocah yang katanya karena karacunan makanan telah menjadi atensi. Untuk itu pihaknya juga telah membentuk tim untuk memantau (terduga pelaku).

"Kita telah membentuk tim yang akan memantau (terduga pelaku) agar tidak kabur," katanya lagi.

Diberitakan sebelumnya, korban yang merupakan tiga bersaudara itu meninggal setelah sempat menjalani penanganan para medis di RSUD Solok Selatan.

Sebelum dinyatakan meninggal ketiga korban sempat mengalami kejang-kejang. Namun belum bisa dipastikan apakah ketiga bocah meninggal karena keracunan.

Artikel Asli