Update browser Anda

Browser yang digunakan merupakan versi lama dan sudah tidak didukung lagi. Kami menyarankan Anda mengupdate browser Anda untuk pengalaman yang lebih baik.

Omicron Meningkat, Unpad Ubah Jadwal Wisuda

Gedung rektorat Universitas Padjajaran. wikipedia.co.id
Merebaknya kasus Omicron belakangan ini membuat perubahan waktu pelaksanaan wisuda Universitas Padjadjaran gelombang II

TEMPO.CO, Jakarta - Merebaknya kasus Omicron belakangan ini membuat perubahan waktu pelaksanaan wisuda Universitas Padjadjaran (Unpad) gelombang II tahun akademik 2021/2022 berubah. Semula acara wisuda ini dijadwalkan berlangsung pada 2-4 Februari 2022, namun kini berubah menjadi 22-24 Maret 2022.

“Ini semata-mata demi keselamatan wisudawan dan orang tuanya. Kami tidak ingin membuat wisudawan dan orang tua berada dalam risiko tinggi saat mengikuti wisuda luring,” ujar Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unpad Arief S. Kartasasmita seperti dikutip di laman resmi Unpad pada Rabu, 26 Januari 2022.

Arief menjelaskan semula Unpad akan melaksanakan wisuda secara hybrid, atau kombinasi luring dengan daring. Rencana ini didasarkan atas status PPKM Kota Bandung yang semula berada di level 1-2. Pada level ini, aktivitas pembelajaran tatap muka dapat dilakukan dengan kapasitas maksimal 75 persen. “Kemarin kita rencanakan wisuda sudah bisa memasukkan 50 persen (wisudawan) untuk mengikuti luring,” ujarnya.

Beberapa waktu terakhir, pemerintah sudah meminta seluruh pihak melakukan kewaspadaan tinggi akibat Covid-19 varian Omicron. Karena itu, kata Arief, Unpad tidak ingin membuat para wisudawan dan orang tua yang mengikuti secara luring berada pada risiko tertular yang tinggi jika tetap dilaksanakan di bulan Februari.

Selain itu perubahan jadwal wisuda ini juga bertujuan memudahkan wisudawan dan orang tua yang ingin mengikuti wisuda. Sebelumnya, wisudawan dan orang tua wajib melakukan PCR dan mengikuti serangkaian protokol kesehatan yang ketat melakukan wisuda luring. “Kami tidak ingin membebani wisudawan dan orang tua dengan harus PCR dan tambah biaya lagi. Supaya lebih aman kita mundurkan,” ujarnya.

Dia berharap kasus Covid-19 Omicron di Indonesia mulai melandai di bulan Maret sehingga pelaksanaan wisuda dapat berjalan sesuai rencana. “Kita ubah jadwal supaya wisudanya juga lebih khidmat,” katanya.

Ijazah Tetap Keluar

Kendati jadwal wisuda mengalami perubahan, Arief memastikan wisudawan akan mendapatkan ijazah sesuai jadwal yang ditentukan, yaitu Februari. Wisudawan tetap dapat mengunduh ijazah sesuai jadwal dan dapat dipergunakan untuk melamar kerja ataupun pengurusan lainnya.
“Tenang saja, artinya tidak ada sesuatu yang mengganggu karier mahasiswa secara keseluruhan. Proses pengurusan ijazah akan dilakukan sesuai jadwal,” ujarnya.

Untuk selanjutnya, Unpad akan melakukan pendataan kembali bagi calon wisudawan yang sudah mendaftar mengikuti wisuda bulan Februari. Pendataan dilakukan guna memastikan apakah yang bersangkutan mau menghadiri wisuda atau tidak.

Arief mengatakan bagi calon wisudawan yang sudah terdaftar di portal students dimohon untuk mendaftar kembali pada tautan https://tinyurl.com/wisudagel2unpad. Konfirmasi keikutsertaan paling lambat bisa diterima pada 2 Februari 2022 Pukul 21.00 WIB.

Dia juga mengingatkan kepada seluruh pihak untuk tetap menjaga protokol kesehatan. “Kalau semua orang tidak taat prokes, Omicron bisa memanjang. Kalau semua bagian dari menjaga kesehatan, rencana mengubah jadwal tidak akan ada gangguan,” kata dia.

Baca juga:

Unpad Masuk 10 Besar Kampus Terbaik UniRank, Melesat dari Tahun Sebelumnya

Artikel Asli