Quartararo Mengaku Tersiksa Membalap di Brno

Media Indonesia Dipublikasikan 00.39, 10/08 • http://mediaindonesia.com/
Fabio Quartararo

FABIO Quartararo mengaku tersiksa menjalani Grand Prix Rep Ceko di Sirkuit Brno, Minggu (9/8), setelah gagal menciptakan hattrick kemenangan musim ini.

Kendati mengawali lomba sepanjang 21 lap itu dari P2, pembalap Prancis itu finis lima peringkat di belakang posisi startnya, sementara rekan satu timnya di Petronas Yamaha, Franco Morbidelli merebut podium pertamanya di kelas premier dengan finis runner-up di belakang rookie KTM Brad Binder.

Tanda-tanda pembalap asal Prancis itu kesulitan sebenarnya terlihat sejak sesi latihan bebas pertama, Jumat (7/8), ketika ia hanya mampu finis P13.

Baca juga:

"Kami sangat kesulitan sejak Jumat pagi hingga Minggu di lomba. Tapi, di FP4, aku mendapati sesuatu yang membuatku sedikit lebih yakin dengan kecepatanku," kata Quartararo seperti dilansir laman resmi MotoGP.

"Sejujurnya, sangat sulit menerima hasil peringkat ketujuh ini. Tapi, sebenarnya itu adalah sebuah siksaan karena dari lap pertama hingga ke-21 aku sangat kewalahan dan kami harus menganalisis di mana kami kehilangan banyak performa."

"Dari FP1 hingga FP3, kecepatan kami sangat buruk dan di FP4 aku sangat cepat, merasa sangat baik dengan motor. Kami rasa penurunan (performa) ban jauh sangat berkurang. Bukan akhir pekan terbaik karena aku berharap hasil yang menurun tapi tidak sebanyak itu."

"Kami harus melihat apa yang perbedaan sebenarnya di FP4 dan di balapan tapi ini balapan yang pada tahun lalu aku juga sangat kesulitan," lanjutnya.

El Diablo membawa pulang sembilan poin untuk tetap menjaga posisinya di puncak klasemen pebalap dengan total 59 poin. Maverick Vinales masih menjadi rival terdekatnya dengan 42 poin, sedangkan Morbidelli dan Andrea Dovizioso sama-sama mengemas 31 poin setelah tiga seri.

Seri keempat MotoGP 2020 akan digelar di Red Bull Ring, Austria, pekan depan. (Ant/OL-1)

Artikel Asli