Putuskan Hengkang dari MU, Pogba Pilih Klub Raksasa La Liga

Liputan6.com Diupdate 14.00, 06/12/2019 • Dipublikasikan 14.00, 06/12/2019 • Achmad Yani Yustiawan
Paul Pogba - Ole Gunnar Solskjaer
Paul Pogba mengaku menikmati permainannya Manchester United di bawah kendali Ole Gunnar Solskjaer. (AFP/Paul Ellis)

Liputan6.com, Manchester - Paul Pogba dilaporkan telah memutuskan untuk meninggalkan Manchester United (MU). Pemain asal Prancis itu pun sudah menyebut klub tujuan barunya.

Belakangan santer diberitakan Juventus telah disebut-sebut sebagai tujuan yang memungkinkan untuk gelandang Prancis itu, jika ia memutuskan untuk pindah dari markas MU, Old Trafford.

Namun, L'Equipe melaporkan bahwa Pogba justru mengambil keputusan lain. Ia dilaporkan lebih suka pindah ke Real Madrid ketimbang kembali ke Serie A.

Media itu juga menulis bahwa Juventus tertarik untuk membawa pemain kembali ke Turin. Sebelumnya, Bianconeri menjual superstar dengan memecahkan rekor transfer pada 2016 dan dia dikontrak di M sampai 2021.

Tapi, kepindahan ke MU tidak seperti yang diharapkan kedua belah pihak. Penampilan Pogba di klub Liga Inggris itu. tidak cukup menjanjikan.

Target Utama

10. Paul Pogba - Pemain yang tak hanya dikenal bermain baik di lapangan namun juga kerap tampil nyentrik diluar lapangan. Paul memiliki banyak mode rambut yang ia aplikasikan disetiap pertandingan, termasuk mohawk. (AFP/Paul Ellis)

Kini, agen sang pemain Mino Raiola terus-menerus dikaitkan dengan kepindahan dari klub. Pogba juga santer diberitakan akan hengkang ke Real Madrid.

Manajer Real Madrid Zinedine Zidane juga telah menjelaskan bahwa ia telah menempatkan mantan Bianconero itu di bagian atas daftar harapan musim panas lalu.

Harapan Zidane

Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane. (AFP/PIERRE-PHILIPPE MARCOU)

Seperti dilansir Marca, pelatih asal Prancis itu sedang membutuhkan tambahan tenaga untuk lini tengah Los Blancos. Dan, Zidane berharap Pogba bisa mengisi lini tersebut.

Zidane menilai persaingan untuk memenangkan gelar juara La Liga musim ini akan sangat berat. Belum lagi harapan Real Madrid untuk kembali merajai Liga Champions.

Artikel Asli