Pulang dari Salon, 91 Orang Tertular Virus Corona

Suara.com Dipublikasikan 13.50, 24/05 • Dany Garjito
Ilustrasi salon. (Unsplash/Aw Creative)
Ilustrasi salon. (Unsplash/Aw Creative)

Suara.com - Sebuah salon di Springfield, Amerika Serikat menjadi tempat penularan virus corona kepada 91 orang. Menyadur The Guardian, hal ini terjadi ketika beberapa bisnis kembali dibuka saat pelonggaran pembatasan sosial.

Menurut pejabat kesehatan setempat pada Sabtu (23/05/2020), virus menyebar dari seorang penata rambut yang terinfeksi virus corona. Penata rambut ini, bekerja selama 8 hari dari tanggal 12 hingga 20 Mei.

Karena penata rambut dan pelanggan mengenakan penutup wajah, pejabat kesehatan berharap interaksi hanya mengarah pada 'tidak ada kasus tambahan'.

Terkait hal ini, pemerintah bergerak cepat dan menghubungi mereka yang berpotensi terpapar virus corona. Orang-orang yang berinteraksi dengan penata rambut ini akan ditawari pengujian, kata para pejabat.

Dr Anthony Fauci, anggota gugus tugas virus corona Gedung Putih mengatakan pada hari Jumat (22/05/2020) bahwa wabah lokal baru tidak bisa dihindari ketika langkah-langkah pencegahan dilonggarkan.

Ilustrasi salon. (Unsplash/Aw Creative)

Namun Donlad Trump mendesak gubernur di negara bagian untuk membuka kembali beberapa bisnis dengan modifikasi kesehatan masyarakat, seperti jaga jarak dan masker.

Pejabat kesehatan sudah memperingatkan Trump bahwa pelonggaran ini berpotensi pada wabah baru, tapi dalam kunjungannya di pabrik mobil Ford ia sekali lagi menekankan fokusnya pada pemulihan ekonomi.

"Lockdown permanen bukan strategi untuk negara sehat. Negara kita tidak seharusnya ditutup. Negara ini siap untuk comeback epik," katanya dalam kunjungannya di pabrik mobil.

Artikel Asli