Puasa Gelar Juara, Utang Manchester United Dikabarkan Meningkat Drastis

INDOSPORT.com Diupdate 12.50, 19/11/2019 • Dipublikasikan 13.50, 19/11/2019 • Penulis: Deodatus Kresna Murti Bayu Aji | Editor: Ivan Reinhard Manurung

INDOSPORT.COM - Klub sepak bola Liga Inggris, Manchester United, dikabarkan tengah mendapatkan kenaikan hutang yang cukup besar akibat puasa gelar juara.

Dilansir dariSky Sport, akibat prestasi jeblok di Liga Inggris, Manchester United memiliki kenaikan utang bersih sebesar hampir Rp2,5 tirliun.

Tak hanya itu penyebab lain karena Manchester United tidak berpartisipasi dalam ajang Liga Champions pada musim ini. Hal itu tentunya mempengaruhi pendapatan hak siar yang dikabarkan turun 23 persen dari musim sebelumnya.

Selain itu, gagalnya Manchester United ke Liga Champions memiliki dampak besar terhadap pemasukan bonus pertandingan, dan sponsor.  Saat ini total hutang Manchester United meningkat sebesar Rp7,018 triliun dari yang sebelumnya Rp4,5 triliun.

Menanggapi hal tersebut, CEO Manchester United, Ed Woodward, menjelaskan kalau utang tersebut tidak menjadi masalah karena Setan Merah sudah mulai berkembang dalam bisnis.

"Kami memiliki visi yang jelas dalam hal filosofi dan rekrutmen sepak bola. Investasi signifikan yang telah kami lakukan dalam beberapa tahun terakhir di bidang-bidang seperti transfer, infrastruktur rekrutmen, analitik, dan akademi kami sudah mulai berbuah," kata Ed Woodward.

Performa Manchester United di bawah asuhan pelatih Ole Gunnar Solskaer musim ini masih labil. Di Liga Inggris 2019-2020, Manchster United saat ini menenpati posisi ketujuh klasemen sementara dengan perolehan 16 poin dari 12 laga.

Artikel Asli