Psikolog Klaim Acara Ini jadi Salah Satu Pemicu Depresi Sulli

VIVA.CO.ID Dipublikasikan 08.05, 17/10/2019 • Lutfi Dwi Puji Astuti, Diza Liane Sahputri
Aktris Korea Sulli
Aktris Korea Sulli

VIVA – Penampilan Sulli di acaraThe Night of Hate Comments dikaitkan dengan depresi yang memicu kematiannya. Hal ini dipaparkan oleh salah seorang psikolog selebriti yang mengatakan buruknya dampak dari acara tersebut pada mental Sulli.

Kwon Young Chan, psikolog selebriti pertama di Korea Selatan mengatakan bahwa komentar buruk yang diterima dari masyarakat luas dapat memicu bahaya pada sebagain besar selebriti. Kondisi ini dikaitkan dengan kematian Sulli dengan cara bunuh diri.

"Sangat mungkin bahwa Sulli stres dengan komentar buruk yang didapatkan sejak bertahun-tahun ia menjadi selebriti. Saya selalu berpikir bahwa hal itu bisa berdampak pada kemarahan dan sisi emosional para selebriti," kata dia dikutip dari laman Koreaboo, Kamis 17 Oktober 2019.

Professor Kwon turut menyebutkan acaraThe Night of Hate Comments di bawah naungan JTBC itu bisa memberi dampak buruk pada Sulli. Ia menjelaskan, meski konten acaranya adalah hal baik, mungkin hal tersebut tak sejalan dengan sisi emosional Sulli.

"Sulli telah mengaku berkali-kali di depan acara TV bahwa ia memiliki karakter yang mudah stres dan itu disebabkan oleh banyak orang," lanjutnya.

Terlebih menurutnya, Sulli telah berkarier di dunia hiburan sejak kecil yang membuatnya tak merasakan dunia kanak-kanak. Sehingga Sulli membuat pikiran dan jiwanya tidak memiliki pengalaman indah di masa kecil.

"Dengan kata lain, Sulli tidak memiliki waktu untuk memperhatikan dirinya dari dalam. Sehingga sangat mungkin tiap opini dan julukan pada Sulli oleh media sosial membuatnya menjadi seperti ini," jelasnya lagi.

Semasa hidup Sulli juga sering merasa kesulitan menghadapi komentar buruk yang ditujukan untuknya. Karena merasa tersiksa, Sulli juga diketahui terus-menerus meminta bantuan agensinya, SM Entertainment untuk mengambil tindakan yang tepat dalam menangani komentar-komentar buruk ini.

Sulli memberi tahu agensi tentang situasinya melalui manajernya, tetapi respons mereka pasif. Karena kasus Sulli ini, banyak pihak meminta para agensi tidak hanya fokus pada artis yang populer saja. Selama masa hidupnya, Sulli selalu mendapatkan komentar buruk di akun media sosialnya.

 

Artikel Asli