Program Acaranya Dituding Settingan, Begini Penjelasan Uya Kuya

Merdeka.com Dipublikasikan 06.30, 06/08

                Uya Kuya. ©2020 Merdeka.com/ Instagram Uya Kuya
Baru-baru ini, Uya Kuya mengungkapkan beberapa fakta terkait rahasianya membuat program yang Ia bawakan bisa sukses ditonton banyak orang. Ia juga menanggapi tudingan settingan yang dialamatkan ke program-program tersebut.

Uya Kuya dikenal sebagai salah satu presenter papan atas Tanah Air. Ia sudah membawakan berbagai acara di televisi. Namun, tak sedikit orang yang memandang sebelah mata program-program yang dibawakan Uya Kuyakarena dianggap hanya settingan.

Baru-baru ini, Uya Kuya mengungkapkan beberapa fakta terkait rahasianya membuat program yang Ia bawakan bisa sukses ditonton banyak orang. Ia juga menanggapi tudingan settingan yang dialamatkan ke program-program tersebut.

Warganet Hanya Iri

Youtube - Rans Entertaiment

Hal itu diungkapkan oleh Uya Kuya dalam video perbincangannya dengan Raffi Ahmad yang diunggah di kanal Youtube Rans Entertaiment pada Rabu (5/8).

"Mereka bilang settingan, gimmick, mereka dalam hatinya iri, pengin kayak gue. Itu cuma netizen iri aja," jelas Uya Kuya.

Cara Meracik

Uya Kuya juga membenarkan bahwa acara yang dipandunya di televisi memang disetting terlebih dahulu. 

"Buat program TV memang gue setting. Kami lihat dulu mau jam berapa tayangnya, penontonnya kayak apa, kami setting program harus kayak apa," tambahnya.

Semua Settingan

©2020 Merdeka.com

Uya Kuya bahkan mengungkapkan bahwa settingan merupakan salah satu kunci kesuksesan sebuah program.

"Semua disetting, yang sukses memang harus disetting," ucapnya.

Semua harus Disetting

Uya Kuya juga menjelaskan bahwa profesi seseorang pun juga tak lepas dari settingan.

"Kan settingan (adalah) pengaturan. Orang mau jadi dokter itu disetting dari kecil kan. Lu SMA-nya mesti IPA, terus lu masuk kuliah kedokteran. Itu disetting," tuturnya.

Hidup Berantakan

©2020 Merdeka.com

Uya Kuya juga menegaskan jika hidup seseorang tidak diatur, maka akan tidak sesuai dengan apa yang diharapkan.

"Orang-orang yang enggak settingan, hidupnya berantakan, enggak diatur," pungkas Uya Kuya.

Artikel Asli