Profil Lengkap Ahmad Mumtaz, Putra Amien Rais yang Cekcok dengan Wakil Ketua KPK

Merdeka.com Dipublikasikan 02.09, 14/08

                Mumtaz Rais. ©2020 Merdeka.com
Putra bungsu politikus senior Amien Rais, Ahmad Mumtaz terlibat perdebatan dengan Wakil Ketua KPK Nawawi Pamolango.

Putra bungsu politikus senior Amien Rais, Ahmad Mumtaz terlibat perdebatan dengan Wakil Ketua KPK Nawawi Pamolango. Kejadian itu terjadi pada hari Rabu (13/8/2020), kemarin. Saat itu keduanya menaiki maskapai yang sama dengan nomor penerbangan GA 643 rute Gorontalo - Makassar - Jakarta.

Hal ini bermula saat Mumtaz asyik menelepon ketika pesawat dalam kondisi mengisi bahan bakar di udara atau refueling sewaktu transit di Makassar. Sudah ditegur dua kali, Mumtaz justru marah dan membentak petugas.

Putra Amien Rais

Pria kelahiran Yogyakarta, 17 September 1983 ini adalah putra bungsu mantan Ketua MPR Amien Rais.

©2020 Merdeka.com

Ahmad Mumtaz telah menikah dengan Futri Zulya Savitri. Istri Ahmad Mumtaz sendiri merupakan anak dari Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.

Politisi Indonesia

Ahmad Mumtaz Rais, S.E. merupakan lulusan sarjana Ekonomi di Universitas Gadjah Mada. Dia sempat menjadi anggota DPR RI periode 2009-2014. Putra bungsu Amien Rais ini mewakili Jawa Tengah khususnya Kabupaten Cilacap dan Kabupaten Banyumas. Ahmad Mumtaz berasal dari Partai Amanat Nasional.

Ahmad Rais ditempatkan Komisi VI yang menangani perdagangan, perindustrian, investasi, koperasi, UKM, BUMN dan Badan Standarisasi Nasional.

Debat dengan Wakil Ketua KPK

Hal ini bermula saat Mumtaz asyik menelepon ketika pesawat dalam kondisi mengisi bahan bakar di udara atau refueling sewaktu transit di Makassar. Sudah ditegur dua kali, Mumtaz justru marah dan membentak petugas.

©2019 Merdeka.com/ instagram @futrizulya

Wakil Ketua KPK Nawawi Pamolango yang duduk di sebelahnya lantas mengingatkan Mumtaz untuk mematuhi aturan dan tak memarahi petugas. Sayang, peringatan tersebut justru dibalas Mumtaz dengan kemarahan dan menantang Nawawi.

Rekan Mumtaz Justru yang Minta Maaf

Bukan Mumtaz yang meminta maaf. Rekan Mumtaz yang berada di lokasi bernama Khaerul Salehu Pangeran inilah yang meminta maaf kepada Pamolonga.

Insiden yang disaksikan juga oleh petugas kabin itu kemudian dianggap selesai.

Pelaporan Tidak Dihadiri Mumtaz

Pelaporan dilayangkan Nawawi Pamolongo ke petugas keamanan bandara. Sayang pelaporan tersebut tidak dihadiri oleh Muntaz Raiz Ahmad. Sebab, saat proses disembark GA643 Cabin Crew tidak memberi info kepada Avsec T33.

©2020 Liputan6.com/Tira Santia

"Sesampainya di T3 CGK Pamolango Nawawi mendatangi dan melaporkan secara lisan kepada Kapospol Terminal 3," kata Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra, dalam keterangannya, Kamis (13/8).

Meminta Kerjasama Pihak Maskapai

Irfan mengatakan, hasil koordinasi petugas keamanan bandara dan kepolisian akan meminta kerjasama pihak Garuda Airline. Tujuannya untuk menghadirkan cabin crew yang bertugas dalam penerbangan tersebut. Petugas kabin ini nantinya akan dimintai keterangan sebagai saksi bilamana kasus tersebut dilanjutkan ke ranah hukum.

"Kasus tersebut adalah kasus pelanggaran undang-undang penerbangan, maka kemungkinan kasusnya akan dilimpahkan ke PPNS Perhubungan," kata Irfan.

Artikel Asli