Pria Ini Positif Covid-19 Usai Mudik Bareng Teman dari Surabaya, Ini Kronologinya

Kompas.com Dipublikasikan 08.18, 07/08 • Dheri Agriesta
Shutterstock
Ilustrasi virus corona (SARS-CoV-2), Covid-19

KOMPAS.com - Seorang perantau asal Kota Madiun, ZA (55), dinyatakan positif Covid-19 setelah mudik dari Kota Surabaya, Jawa Timur.

ZA dinyatakan positif berdasarkan hasil tes swab dengan metode PCR (polymerase chain reaction) di RSUD Kota Madiun.

"Saat ini ZA menjalani isolasi mandiri di kediamannya," kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun Subakri saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat (7/8/2020).

Subakri menjelaskan, ZA merupakan warga Kecamatan Kartoharjo, Madiun. Ia baru kembali dari Surabaya pada 12 Juli 2020.

Baca juga: Mudik Bareng Teman Pakai Mobil Pribadi dari Surabaya, Pria Ini Positif Covid-19

ZA mudik menggunakan mobil pribadi dari Surabaya. Pria itu mudik bersama seorang teman yang berasal dari Ponorogo.

Subakri mengatakan, ZA dan temannya itu bekerja di kantor yang sama di Surabaya.

Bermula dari temannya positif Covid-19

Seminggu berada di kampung halaman, ZA mendapatkan kabar temannya dinyatakan positif Covid-19.

"Keduanya berkontak erat terakhir pada 12 Juli 2020," kata Subakri.

ZA pun menjalani tes swab di RSUD Kota Madiun pada 19 Juli 2020. Hasil tes baru keluar pada Kamis (6/8/2020), dan dinyatakan positif Covid-19.

 

"Hasil swab ZA keluar Kamis (6/8/2020) dinyatakan positif Covid-19," kata dia.

Sebelum dinyatakan positif Covid-19, ZA sempat mengeluh mual dan lemas.

Kini, dirinya menjalani karantina mandiri dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Baca juga: Terduga Pelaku Fetish Kain Jarik Ditangkap di Kapuas, Polisi: Sudah di Surabaya

Dengan tambahan itu, tercatat 36 kasus positif Covid-19 di Kota Madiun hingga Kamis (6/8/2020). Sebanyak 18 pasien sembuh dan satu meninggal.

Kasus positif Covid-19 paling banyak terdapat di Kelurahan Banjarejo sebanyak tujuh pasien, Kelurahan Manisrejo lima pasien, dan Kelurahan Mojorejo tiga pasien.

(Kontributor Solo, Muhlis Al Alawi)

Editor: Dheri Agriesta

Artikel Asli