Prabowo Ditunjuk Jadi Menteri, Relawan Ingatkan Jokowi Hati-hati

Kompas.com Dipublikasikan 08.09, 22/10/2019 • Nursita Sari
ANTARA FOTO/WAHYU PUTRO A
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) didampingi Wakil Ketua Umum Edhy Prabowo meninggalkan kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10/2019). Prabowo mengaku siap membantu di dalam pemerintahan pada periode tahun 2019-2024. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/foc.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Kelompok Relawan Jokowi Mania Immanuel Ebenezer mengingatkan Presiden Joko Widodo untuk berhati-hati dalam menyusun Kabinet Kerja jilid 2.

Sebab, Jokowi menunjuk Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Wakil Ketua Umum Gerindra Edhy Prabowo sebagai menteri.

"Kami tetap mengingatkan Pak Presiden hati-hati," ujar Immanuel saat dihubungi Kompas.com, Selasa (22/10/2019).

Baca juga: Aktivis 98 Relawan Jokowi Tolak Prabowo Jadi Menteri

Immanuel menuturkan, Relawan Jokowi Mania telah mengingatkan Jokowi saat bertemu mantan gubernur DKI Jakarta itu pada Minggu (20/10/2019) malam.

Relawan juga menyampaikan kekhawatiran mereka jika Prabowo mengkhianati Jokowi.

Saat itu, kata Immanuel, Jokowi menyatakan relawan tidak perlu khawatir.

"Yang jelas Presiden sudah mengatakan, 'Jangan khawatir, saya bukan tipikal pemimpin yang takut.' Presiden menyampaikan kepada kita langsung," kata dia.

Immanuel berujar, Jokowi pernah memiliki menteri yang berkinerja buruk dan menjelek-jelekkannya setelah di-reshuffle.

Immanuel tidak ingin hal tersebut terulang kembali pada periode kedua pemerintahan Jokowi.

Baca juga: Prabowo Ditunjuk Jadi Menteri, Ketum PA 212: Hati-hati, Jangan Sampai Dipermalukan…

"Kita tidak mau itu terulang lagi dengan masuknya Prabowo dan Edhy Prabowo," ucap Immanuel.

Meskipun demikian, Relawan Jokowi Mania tetap menerima keputusan Jokowi yang menunjuk Prabowo dan Edhy sebagai menteri.

Relawan Jokowi Mania yakin, Jokowi memiliki pertimbangan yang matang dalam membuat keputusan tersebut.

Sebelumnya, Prabowo dan Edy Prabowo datang ke Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Senin kemarin.

Seusai bertemu Jokowi, Prabowo mengaku diminta untuk masuk ke kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin.

Baca juga: Relawan: Jokowi Tunjuk Prabowo Jadi Menteri untuk Rekonsiliasi

Meski tak menyebut spesifik pos menteri yang akan ia emban, Prabowo menuturkan akan membantu kabinet Jokowi-Ma'ruf di bidang pertahanan.

"Saya diminta bantu beliau di bidang pertahanan," ujar Prabowo.

Selain Prabowo, Edhy juga mendapat pos menteri. Namun Prabowo belum mengumumkan pos menteri yang dimaksud.

Saat itu, Prabowo sekaligus memastikan ia dan Edhy siap membantu kabinet Jokowi-Ma'ruf.

Penulis: Nursita SariEditor: Sandro Gatra

Artikel Asli