Polisi Ungkap Prostitusi yang Tawarkan Siswi SMP di Kupang

Kompas.com Dipublikasikan 03.47, 11/12/2019 • Kontributor Kupang, Sigiranus Marutho Bere
THINKSTOCK
Ilustrasi prostitusi online.

KUPANG, KOMPAS.com - Aparat Kepolisian Sektor Kelapa Lima, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengungkap praktik prostitusi yang menawarkan siswi sekolah menengah pertama (SMP).

Polisi menangkap dua orang kurir dan germo, karena kedapatan menawarkan seorang gadis berusia 16 tahun dalam bisnis prostitusinya.
Kapolsek Kelapa Lima AKP Andri Setiawan mengatakan, dua orang yang ditangkap itu yakni NB dan NS.
Saat ditangkap dan dimintai keterangan, NS mengatakan bahwa ia didatangi seorang gadis berinisial GR dan seorang kurir berinisial NB.

Kepada NS, kedua orang tersebut mengaku sedang membutuhkan uang.
NS kemudian menghubungi seorang pria bernama Koko.
"Setelah ada kesepakatan harga, NB sebagai kurir kemudian mengantar GR ke kamar nomor 206 di hotel," ujar Andri, Rabu (11/12/2019).

Baca juga: Diancam Dibunuh, Bocah 14 Tahun Dicabuli Ayah Tiri Selama 4 Tahun
Menurut Andri, NS mengaku hanya mendapat uang Rp 50.000 dan pulsa data sebesar Rp 50.000 dari Koko.
"Selain mendapat jatah dari Koko, NS juga mendapat uang Rp 100.000 dari kesepakatan harga Rp 800.000 untuk sekali kencan," ujar Andri.
Saat ini, polisi terus melakukan pengembangan terkait kasus itu.
Polisi juga telah menetapkan NS dan NB sebagai tersangka. Dalam kasus ini, keduanya terancam pidana maksimal 15 tahun penjara.
Sebelumnya diberitakan, seorang siswi SMP berinisial GR di Kota Kupang, NTT, ditemukan usai melayani pria hidung belang di salah satu hotel di wilayah itu.
GR ditemukan oleh aparat Kepolisian Sektor Kelapa Lima, setelah menerima laporan kehilangan oleh Ibu kandung GR.

Penulis: Kontributor Kupang, Sigiranus Marutho BereEditor: Abba Gabrillin

Artikel Asli