Polisi: Unggahan Jerinx Penuhi Unsur Pencemaran Nama Baik

SINDOnews Dipublikasikan 12.59, 06/08 • Miftahul Chusna
Polisi: Unggahan Jerinx Penuhi Unsur Pencemaran Nama Baik
Drumer Supeman Is Dead (SID) Jerinx datang ke Polda Bali untuk memenuhi panggilan dan diperiksa terkait unggahannya di medsos yang menyebut IDI sebagai kacung WHO. Foto/SINDOnews/Miftachul Chusna

Polda Bali memeriksa drumer Superman Is Dead (SID) Jerinx terkait unggahan yang menyebut Ikatan Dokter Indonesia (IDI) sebagai kacung WHO, Kamis (6/8/2020). Usai pemeriksaan, polisi menyebut unggahan Jerinx mengandung unsur pencemaran nama baik.

(Baca juga: Penuhi Panggilan Polisi, Jerinx Pakai T-shirt Tolak Rapid Tes)

Direktur Kriminal Khusus Polda Bali, Kombes Yuliar Kus Nugroho mengatakan, penyidik sudah meminta keterangan ahli bahasa sebagai saksi ahli dalam laporan kasus ini. "Keterangan (ahli bahasa) memang ada unsur yang kira-kira mencemarkan nama baik," katanya.

Menurut Yuliar, Jerinx mengakui dialah yang mengunggah postingan itu melalui akun Instagram-nya @jrxsid. Kemudian soal motif, Jerinx mengatakan ingin menggugah IDI untuk mengambil tindakan atas ketidakadilan kepada rakyat yaitu rapid tes sebagai syarat layanan kesehatan di rumah sakit.

Penyidik juga menanyakan emoji babi yang disertakan dalam unggahan Jerinx. "Pada saat memasang emoji itu dia mengatakan sedang makan babi guling," ujar Yuliar. (Baca juga: Ibu Hamil 6 Bulan di Surabaya Ditemukan Tewas Bersimbah Darah)

Menurutnya, penyidik akan secepatnya melakukan gelar perkara untuk menentukan status kasus ini. "Setelah gelar perkara, baru ditentukan proses selanjutnya," imbuhnya.

Artikel Asli