Polisi Temukan Tulang Babi dan Monyet pada Penyulingan Miras di Halsel

kumparan Dipublikasikan 15.23, 06/12/2019 • Safri Noh
Rahang babi hutan yang ditemukan di dalam drum tempat pemyimpanan minuman keras tradisional saguer. Foto: Istimewa

Anggota Polsek Pulau Bacan, Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara, menemukan tulang dan taring hewan yang diduga babi di lokasi pembuatan minuman keras (miras) jenis cap tikus. Selain babi, terdapat tulang kaki dan tangan monyet.

Informasi yang diterima cermat, penemuan bangkai dan tulang hewan itu, saat anggota Polsek Pulau Bacan yang dipimpin oleh Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polres Halsel, AKP. Naim Ishak, melakukan operasi.

Bangkai hewan babi di lokasi pembuatan minuman keras jenis cap tikus di Halmahera Selatan. Foto: Istimewa

Dari data yang diperoleh, terdapat sate daging babi di atas tungku penyulingan. Sedangkan di dalam tempat yang digunakan memasak cap tikus, ditemukan tulang kaki dan tangan monyet.

Bahkan, rahang babi disimpan di sebuah drum penampung miras tradisional jenis saguer. Sedangkan monyet, tidak hanya tulang yang ditemukan, tetapi anggota tubuh lainnya. Seperti kepala dan kulit.

Polisi menumpahkan minuman keras jenis cap tikus dari jerigen dan ember di lokasi temuan bangkai babi dan monyet. Foto: Istimewa

Kabag Ops Polres Halsel, AKP. Naim Ishak, kepada cermat, Jumat (6/12/2019), mengatakan, penemuan di Desa Tomori, tepatnya di belakang Bandara Oesman Sadik Labuha, Bacan. "Penemuan ini sementara kami lidik," singkatnya.

Artikel Asli