Polisi Sebut yang Ditangkap di Kawasan Sarinah Bukan Mahasiswa, tetapi Perusuh

Kompas.com Dipublikasikan 14.08, 10/12/2019 • Cynthia Lova
KOMPAS.com/Vitorio Mantalean
Plang ikonik Sarinah.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Bagian Operasional Polres Jakarta Pusat Kompol Wiraga Dimas Tama membantah jika ada mahasiswa yang diamankan di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat, Selasa (10/12/2019) malam.

"Saya dengar ada yang diamankan tapi bukan mahasiswa,' ujar Wiraga saat dihubungi Kompas.com, Selasa.

Ia mengatakan, sejumlah orang yang ditangkap itu adalah mereka yang merusuh di kawasan Sarinah.

Bahkan diketahui sempat menutup jalan hingga menyebabkan arus lalu lintas kawasan Sarinah padat.

Baca juga: Mahasiswa Berlarian ke Sarinah, Saksi Sebut Mereka Sempat Blokade Jalan Sebelum Ditangkap

"Mereka (yang diamankan) tadi tuh lempar-lempar traffic cone, batu, botol ke arah tukang ojek. Orang lain jadi terganggu," kata Wiraga.

Mereka yang diamankan kini pun saat ini tengah berada di Polsek Menteng.

Sebelumnya, aksi kejar-kejaran antara mahasiswa dan aparat kepolisian terjadi di seputar kawasan Sarinah, Selasa (10/12/2019) malam membuat warga geger.

Pantauan Kompas.com, setidaknya ada puluhan mahasiswa yang lari kocar-kacir dari arah Istana Merdeka menuju XXI Sarinah, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.

Polisi berpakaian seragam kemudian berusaha menangkapi mahasiswa itu satu per satu. Sekitar 6 unit mobil kepolisian tak lama kemudian tiba di lokasi.

Penulis: Cynthia LovaEditor: Jessi Carina

Artikel Asli