Polisi Periksa Orangtua hingga Guru Siswi SMP yang Lompat dari Lantai 4 Sekolah

Kompas.com Dipublikasikan 05.21, 21/01 • Ambaranie Nadia Kemala Movanita
KOMPAS.COM/DEAN PAHREVI
SMPN 147 Jakarta, Cibubur, Jakarta Timur, Jumat (17/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Tim Penyidik Polrestro Jakarta Timur menggelar rangkaian pemeriksaan terhadap sejumlah saksi terkait kasus bunuh diri seorang pelajar SMPN 147 Ciracas.

Salah satu yang diperiksa adalah orangtua korban.

"Kepolisian sangat berhati-hati dalam memeriksa saksi-saksi, terutama yang di bawah umur," kata Kasat Reskrim Polrestro Jaktim AKBP Hery Purnomo di Jakarta, sebagaimana dikutip dari Antara, Selasa (21/1/2020).

Saksi lain yang diperiksa yakni guru hingga rekan-rekan korban.

Hery menambahkan, pemanggilan saksi masih terus berlangsung hingga saat ini untuk mendalami korban bunuh diri.

Baca juga: KPAI Duga Siswi SMP Lompat dari Lantai 4 di Ciracas Punya Masalah Berat

"Kasus ini ditangani oleh Penyidik Satuan Kriminal Umum (Krimum) Polrestro Jaktim," kata Hery.

Hery mengatakan, proses pemeriksaan saksi hingga kini belum sampai pada kesimpulan terkait penyebab siswi kelas IX itu nekat melompat dari lantai gedung sekolahnya.

"Kita masih lakukan klarifikasi terhadap saksi-saksi. Saya belum bisa pastikan berapa lama rangkaian pemeriksaan saksi-saksi ini akan selesai sebab berhubungan dengan anak di bawah umur," kata dia.

Diberitakan sebelumnya, seorang siswi SMPN 147 Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur berinisial SN (14) tewas setelah melakukan percobaan bunuh diri di sekolahnya, Selasa (14/1/2020).

Baca juga: Siswi Tewas Akibat Lompat dari Lantai 4 Sekolah, KPAI akan Asah Empati dan Kepekaan Guru

Pihak sekolah membantah jika SN adalah korban perundungan yang berujung pada peristiwa bunuh diri.

Editor: Ambaranie Nadia Kemala Movanita

Artikel Asli