Pisang seni miliaran rupiah ini berakhir di perut seniman

Keepo.me Dipublikasikan 03.27, 12/12/2019 • Amadeus Bima

Yang beli karya seni ini langsung misuh-misuh

Beberapa waktu yang lalu, sebuah pisang yang diplester ke dinding menghebohkan jagat dunia maya. Soalnya, pisang ini merupakan bagian dari instalasi karya seni dan bahkan berhasil terjual seharga USD120k atau sekitar Rp 1,68 miliar. Bisa dibilang, ini adalah pisang termahal yang pernah ada di muka Bumi.

Instalasi seni ini merupakan karya dari seniman asal Italia yang bernama Maurizio Cattelan. Ada tiga karya seni menggunakan pisang yang dia gunakan dan memiliki tema "Comedian". Semua karya seni pisang itu dihargai dengan sangat mahal. Namun, karya seni nyeleneh ini pada akhirnya berakhir memilukan. Seorang seniman lain merusaknya.

Sneiman panggung bernama David Datuna mendatangi instalasi seni yang berada di Art Basel, Galerie Perrotin, Florida, Amerika Serikat tersebut. Tanpa ba bi bu, David langsung membuka pisang yang diplester tersebut dan memakan pisangnya. Dia menamakan aksi tersebut sebagai sebuah karya seni juga yang dinamakan “Hungry Artist” alias “Seniman Lapar”.

reuters.com
reuters.com

Petugas galeri sempat melarangnya, tapi David tetap berkeras melakukan tindakan tersebut. Namun, Lucien Terras, direktur Galeri Perrotin mengatakan bahwa apa yang dilakukan David sama sekali tidak menyebabkan kerugian. Pasalnya, kolektor seni membeli sertifikat keaslian seni pisang tersebut, dan bukan hanya karya mentahnya.

Jadi, setelah David memakan pisang tersebut, si seniman tinggal mengganti pisang dan lakbannya dengan yang baru. Karena pada dasarnya yang dipamerkan di sini adalah ide karya seni saja. Namun, untuk menghindari kejadian serupa terulang di kemudian hari, polisi dipanggil untuk menjaga ketertiban dan mengawasi pengunjung yang melihat karya itu.

Cattelan sendiri membeli pisang ini di pasar buah lokal. Karya seninya ini lebih ke arah humor dan satir akan perdagangan global. Dia memang sering membuat karya satir, misalnya Paus John Paul II yang ditabrak meteor serta simbol Hollywood yang menjulang di tempat pembuangan sampah di Palermo, Italia.

View this post on Instagram

“Hungry Artist” Art performance by me 🙂 I love Maurizio Cattelan artwork and I really love this installation It’s very delicious 🙂 #artbasel #artbaselmiamibeach #daviddatuna #Eatingabanana #Mauriziocattelan #Hungryartist @kiwi.artsgroup

A post shared by David Datuna (@david_datuna) on Dec 7, 2019 at 11:38am PST

Dia juga pernah membuat toilet emas 18 karat bertajuk “America” yang ditempatkan di Istana Blenheim, tempat lahir Winston Churchill. Namun, karya tersebut dicuri. Mungkin, karena toiletnya terbuat dari emas, para pelaku kriminal mengira mereka bisa menjualnya dengan harga mahal. Kamu sendiri, termasuk penyuka karya seni absurd seperti ini nggak?

Artikel Asli