Pisang Senilai 1,6 Miliar Dimakan Seniman

Media Indonesia Dipublikasikan 10.58, 10/12/2019 • http://mediaindonesia.com/
Instalasi pisang.

SEORANG lelaki memakan pisang yang terpasang dalam instalasi seni karya seniman Maurizio Cattelan  senilai US$ 120 ribu atau senilai dengan Rp1,68 miliar yang sempat viral di media sosial. Ia mencopot pisang dari instalasi seni mahal itu kemudian memakannya di depan mata para pecinta seni dalam pameran seni Art Basel, di Kota Miami seperti dilansir oleh nytimes.com. 

Instalasi seni tersebut merupakan salah satu karya seni yang menyita banyak perhatian pengunjung di Art Basel yang berlangsung pada bulan Desember tahun ini. Hari kedua hingga terakhir pameran seni ini dihelat, stand seni milik Galeri Perrotin banyak dikunjungi oleh pengunjung Art Basel yang ingin melihat secara langsung instalasi karya Cattelan ini. 

Sebelumnya diketahui bahwa tiga orang pembeli telah membayar antara Rp1,68 miliar hingga Rp2,01 miliar untuk edisi terbatas instalasi pisang yang berjudul "Komedian" itu. 

Namun pada hari Sabtu (7/12) kemarin, tepatnya sebelum pukul 14.00 waktu setempat, seorang seniman bernama David Datuna, yang diketahui berbasis di Kota New York, memakan pisang yang ditempel di dinding itu dengan lahap, ia bahkan mengunggah aksi tersebut dalam video Instagram-nya. Sembari menyeringai dan mengangkat pisang yang setengah ia makan, Datuna menyatakan bahwa pisang itu sangat lezat.

Dalam postingan di Instagram miliknya, ia menulis, "Hungry Artist: Pertunjukan seni oleh saya. Saya suka karya Maurizio Cattelan. Ini sangat lezat." Dalam Video lain yang diposting di media sosial Twitter, terlihat Datuna dikawal keluar dari ruang Galerie Perrotin oleh sejumlah petugas yang membuat para pengunjung bingung dan terpana menyaksikan kejadian itu.

Pihak Galerie Perrotin segera memberikan klarifikasi mewakili Maurizio Cattelan, mereka mengatakan bahwa pihak galeri tidak akan mengambil tindakan terhadap aksi yang dilakukan oleh David Datuna. "Semuanya yang terjadi adalah hal yang baik," terang pihak Galerie Perrotin. "Perrotin tidak akan mengambil tindakan hukum apa pun," tambahnya.

Pihak galeri kemudian mengganti pisang yang telah hilang dalam instalasi tersebut dengan pisang lainnya, dan mengklarifikasi bahwa karya seni tersebut tidak rusak, dan pisang yang terpasang dalam instalasi tersebut hanyalah sebuah "ide" yang hadir secara orisinil milik seorang seniman.

Kejadian kontroversial lain yang melibatkan karya Cattelan tidak hanya menimpa instalasi pisang yang merupakan karya terbarunya. Pada bulan September lalu, toilet emas 18 karat karya Cattelan yang berjudul "Amerika" juga dicuri dari even pameran seni yang dihelat di Istana Blenheim Inggris. (M-4)

 

Artikel Asli