Petugas Masih Berupaya Evakuasi Kereta Api yang Terguling di Blora

Kompas.com Dipublikasikan 13.59, 12/12/2019 • Kontributor Grobogan, Puthut Dwi Putranto Nugroho
Dokumen Warga Doplang
Kereta Api Barang angkutan semen anjlog di Stasiun Doplang, Kabupaten Blora, Jawa tengah, Kamis (12/12/2019) siang sekitar pukul 11.18 WIB.

BLORA, KOMPAS.com -PT Kereta Api Indonesia (KAI) menerjunkan sekitar 200 petugas untuk mengevakuasi sejumlah gerbong Kereta Api pengangkut semen yang anjlok di KM  52+926 tepatnya di jalur II Stasiun Doplang, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Kamis (12/12/2019).

Selain itu, ada dua crane dan satu unit kereta pertolongan dikerahkan untuk mengevakuasi gerbong kereta yang terguling.

"Hingga malam ini petugas masih bekerja," kata  Manajer Humas PT KAI Daops IV Semarang, Krisbiyantoro saat dihubungi Kompas.com.

Baca juga: Kereta Api Pengangkut Semen Anjlok di Blora, 10 Gerbong Terguling

Dijelaskan Krisbiyantoro, usai mengevakuasi sejumlah gerbong kereta api yang terguling tersebut, petugas PT KAI akan memfokuskan perbaikan rel supaya bisa segera diaktifkan kembali.

Saat ini, tanah lapang di samping stasiun Doplang digunakan untuk operasional KA baik dari barat maupun dari timur.

"Rangkai yang rusak disingkirkan ke samping jalur yang aman. Setelah itu fokus kami diperbaikan rel supaya bisa dlintasi. Target secepatnya. Untuk jalur 1 dan 2 belum bisa dilalui, namun bisa ke jalur lain," ujarnya.

Baca juga: INFOGRAFIK: Memahami Perbedaan 4 Kelas Kereta Api

Untuk diketahui, kereta api barang angkutan semen anjlok tidak jauh dari Stasiun Doplang, Kabupaten Blora, Jawa tengah, Kamis (12/12/2019) siang sekitar pukul 11.18 WIB.

Kereta api yang melaju dari Stasiun Kampung Bandan, Jakarta, menuju Stasiun Kalimas, Surabaya, tergelincir hingga keluar dari jalur rel di KM 52+926 tepatnya di jalur II Stasiun Doplang.

Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut.

Penulis: Kontributor Grobogan, Puthut Dwi Putranto NugrohoEditor: Teuku Muhammad Valdy Arief

Artikel Asli