Pesawat Lion Air JT2618 dari Wuhan Masuk Denpasar Bawa 7 Crew

KabarMedan.com Dipublikasikan 15.06, 26/01 • Redaksi
Pesawat Lion Air JT2618 dari Wuhan Masuk Denpasar Bawa 7 Crew

JAKARTA, KabarMedan.com | Maskapai Lion Air memberikan penjelasan mengenai penerbangan JT2618 dengan nomor registrasi PK-LJP dengan jenis Boeing 737-900 ER rute Wuhan - Denpasar yang dilakukan pada MInggu, 26 Januari 2020.

Penerbangan ini ramai dibicarakan di media sosial karena wilayah Wuhan sedang dilanda penyebaran virus corona.

Corporate Communications Strategic Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro mengatakan, penerbangan JT2618 rute Wuhan - Denpasar hanya membawa 7 orang crew pesawat untuk dipulangkan kembali ke tanah air, setelah sebelumnya membawa 81 penumpang dari Denpasar menuju Wuhan.

Dari data Flight Radar, pesawat tersebut berangkat pada pukul 17.44 waktu setempat, dan dijadwalkan tiba pada pukul 22.55 WITA di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali.

"Kami memastikan penerbangan Denpasar – Wuhan yang beroperasi pada 24 dan 26 Januari 2020 hanya pemulangan dengan membawa 81 penumpang yang masih berada di Bali," kata Danang.

Danang mengklaim, penerbangan Lion Air JT2618 sudah sesuai dengan pemberitahuan resmi otoritas setempat di Wuhan, bahwa status bandara saat ini hanya diperbolehkan melayani kedatangan. Sementara, keberangkatan hanya dibolehkan dalam kondisi darurat atau pesawat tidak membawa penumpang.

"Lion Air akan menghentikan sementara penerbangan internasional rute Denpasar - Wuhan dan sebaliknya. Kami sudah menginformasikan kepada seluruh tamu atas perubahan dan pembatalan penerbangan sementara pada rute di maksud," ujar Danang.

Berdasarkan pemberitahuan resmi otoritas setempat, status Bandara Tianhe Wuhan saat ini hanya diperbolehkan melayani kedatangan (arrival). Ada pun, untuk keberangkatan (departure) hanya dilakukan dengan tidak membawa penumpang, serta sebagai alternatif pendaratan kondisi darurat (emergency landing). [KM-01]

Artikel Asli