Pesan Wali Kota Banjarbaru Sebelum Wafat: Covid-19 Jangan Dianggap Enteng

Suara.com Dipublikasikan 05.58, 10/08 • Dany Garjito
Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani meninggal dunia karena terinfeksi Covid-19 (Kolase Foto)
Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani meninggal dunia karena terinfeksi Covid-19 (Kolase Foto)

Suara.com - Wali Kota Banjarbaru, Nadjmi Adhani meninggal dunia, Senin dini hari, (10/8/2020). Wali Kota Banjarbaru meninggal dunia karena COVID-19.

Sebelum meninggal, Nadjmi Adhani sempat menyampaikan pesan kepada warga, khususnya warga Kota Banjarbaru agar tidak menganggap enteng virus corona covid-19.

Hal tersebut disampaikan Nadjmi Adhani melalui sebuah video yang diunggah ke akun Instagram @nadjmiadhani pada 27 Juli silam.

Berikut keterangan (caption) video di unggahan Nadjmi Adhani:

Instagram Nadjmi Adhani, Wali Kota Banjarbaru (Instagram)

Konfirmasi covid 19

Doakan ulun dan istri diberikan kesehatan dan kesembuhan, dilimpahkan keikhlasan, kesabaran dan kekuatan. Ulun jua mohon dimaafkan segala kesalahan, kekhilafan dan kekurangan.

Semoga kita semua segera terhindar dari wabah ini. aamiin ya robbal 'alamin.

Sementara itu, dalam videonya, Nadjmi Adhani secara khusus berpesan kepada warga Kota Banjarbaru untuk tidak menganggap enteng virus corona.

"Ulun ingin mengingatkan kepada warga Kota Banjarbaru bahwa persoalan Covid ini jangan dianggap enteng," kata Nadjmi Adhani.

Wali Kota Banjarbaru ini pun mengimbau agar masyarakat senantiasa disiplin menerapkan protokol kesehatan.

"Ini benar-benar nyata dan kita harus melawannya dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan," kata Nadjmi Adhani.

Sebelum mengakhiri video, Nadjmi Adhani selaku Wali Kota Banjarbaru meminta maaf jika pelayanan penangangan covid-19 belum maksimal.

"Ulun mohon maaf kalau selama ini dalam pelayanan kami ada hal-hal yang kurang maksimal. Jadi mohon kiranya bisa dimaafkan," ujar Nadjmi Adhani memungkasi.

Profil Nadjmi Adhani

Profil Nadjmi Adhani, Wali Kota Banjarbaru Meninggal Dunia karena COVID-19 (Instagram @nadjmiadhani)

Tahun 2019, Wali Kota Nadjmi Adhani pernah mendapat penghargaan tinggi atas kepemimpinannya. Ia diganjar sebagai Top Leader in Digital Implementation.

Dikutip dari Kanalkalimantan.com -- jaringan Suara.com, Senin (10/8/2020), penghargaan tersebut tidak lepas dari prestasi yang diraih oleh PDAM Intan Banjar yang dinobatkan sebagai Top Digital Implementation 2019 on PDAM Sector level bintang 3.

Acara pemberian penghargaan digelar di Golden Ballroom Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (27/11/2019). TOP Digital Award 2019 diselenggarakan oleh majalah It Works bekerjasama dengan sejumlah asosiasi di bidang teknologi informatika dan konsultan TI independen.

Dalam acara itu, Nadjmi Adhani mengungkapkan bahwa diterimanya penghargaan ini akan menambah motivasi pemerintah Kota Banjarbaru dan PDAM Intan Banjar untuk terus mengembangkan dan memanfaatkan penggunaan teknologi informasi untuk memudahkan pelayanan publik.

Unggahan Terakhir, Pakai Oksigen

Sebelum akhirnya menghembuskan nafas terakhir, Nadjmi Adhani sempat mengunggah sebuah video di Instagram.

Dalam video tersebut, sang Wali Kota mengabarkan bahwa dirinya positif terinfeksi virus corona.

"Konfirmasi covid 19. Doakan ulun dan istri diberikan kesehatan dan kesembuhan, dilimpahkan keikhlasan, kesabaran dan kekuatan," tulis Nadjmi, Senin (27/7/2020).

"Ulun jua mohon dimaafkan segala kesalahan, kekhilafan dan kekurangan. Semoga kita semua segera terhindar dari wabah ini. aamiin ya robbal 'alamin," imbuhnya.

Tampak dalam video yang diunggah, Nadjmi terlihat memakai alat bantu pernapasan. Hidung dan mulutnya tertutup oleh selang oksigen.

Saat itu, wajah Nadjmi masih terlihat segar meskipun sudah berada di rumah sakit.

Memiliki Pengikut Lebih dari 18 Ribu

Wali Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan Nadjmi Adhani (Antaranews Kalsel/Istimewa)

Wali Kota Nadjmi Adhani dikenal aktif di media sosial. Akun Instagram miliknya, @nadjmiadhani pun telah mendapat lebih dari 18.000 pengikut.

Ia juga memiliki akun di Facebook dengan jumlah follower tak kalah banyak. Sebanyak 14.363 warganet mengikuti Nadjmi Adhani di aplikasi media sosial tersebut.

Pendidikan dan Karir

Nadjmi Adhani merupakan lulusan dari Magister Ekonomika Pembangunan Universitas Gadjah Mada (UGM). Ia mengambil jurusan Keuangan Daerah untuk S2.

Sebelumnya, Wali Kota Banjarbaru menempuh kuliah di Jurusan Ilmu Pemerintahan, Universitas Diponegoro Semarang (UNDIP). Ia pun pernah belajar di Akademi Pemerintahan Dalam Negeri atau APDN Banjarbaru.

Nadjmi menjabat sebagai Wali Kota Banjarbaru sejak 2016 sampai 2020. Ia menggantikan wali kota sebelumnya, Ruzaidin Noor dan penjabat wali kota Martinus.

Kematian Nadjmi Adhani, meninggalkan seorang istri bernama Ririn Kartika Rini.

Artikel Asli