Pertimbangan Samsung Sematkan "Fast Charging" 25W di Galaxy Note 20 Ultra

Kompas.com Dipublikasikan 07.14, 15/08 • Yudha Pratomo
KOMPAS.com/ OIK YUSUF
Samsung menyertakan aksesori pelengkap berupa Adaptive Fast Charger 25 watt, kabel USB A ke USB C, earphone, SIM card ejector tool, serta buku panduan singkat

KOMPAS.com - Samsung resmi memperkenalkan Galaxy Note 20 dan Note 20 Ultra pekan lalu. Duo smartphone flagship ini menjadi penerus dari Galaxy Note 10 Series.

Keduanya membawa perubahan yang signifikan, khususnya pada sektor perangkat keras. Namun, ada satu hal yang justru di-downgrade oleh Samsung, yakni kapasitas pengisi daya cepat.

Samsung memberikan dukungan fast charging 45W di Galaxy Note 10 Plus. Sedangkan Galaxy Note 20 Ultra hanya mendukung teknologi pencasan cepat 25W. Padahal, keduanya sama-sama model teratas.

Head of IM Product Marketing Samsung Indonesia, Denny Galant, menjelaskan alasan  Samsung hanya memberi dukungan fast charging 25W di Galaxy Note 20 Ultra.

Menurutnya, hal tersebut berkaitan dengan chipset yang digunakan di Galaxy Note 20 Ultra.

Galaxy Note 20 Ultra mengandalkan chipset Exynos 990 yang memiliki peningkatan dibandingkan Exynos 9825 di Galaxy Note 10 Plus.

Denny mengatakan, Exynos 990 memiliki manajemen daya yang lebih baik sehingga meski kapasitas pengisi dayanya cukup 25W, kecepatan untuk mengisi baterai hingga penuh masih tetap sama.

"Dari Note 10 Plus ke Note 20 Ultra, salah satu yang harus diperhatikan yang berbeda adalah chipset-nya. Note 20 Ultra menggunakan Exynos 990. Nah, di sini kami lihat juga ada aspek AI yang mempengaruhi," kata Denny kepada KompasTekno, Kamis (13/8/2020).

Denny mengklaim, meski 25W, kemampuan pengisian dayanya justru meningkat. Perangkat pun bisa mengenali pola pemakaian pengguna sehingga dapat melakukan manajemen daya yang lebih baik.

"Meskipun kapasitas wired charging yang lebih kecil, tapi dari sisi kecepatan, bisa maintain. Manajemen dayanya justru meningkat," pungkas Denny.
Baca juga: Galaxy Note 20 Ultra Cuma Dibekali RAM 8 GB, Samsung Menjelaskan

Sebagai informasi, selain chipset, Galaxy Note 20 Ultra juga membawa sejumlah perubahan dari Galaxy Note 10 Plus.

Perubahan fisik adalah yang paling bisa dilihat pertama kali. Layar Galaxy Note 20 Ultra lebih bongsor ketimbang Galaxy Note 10 Plus. Sebenarnya, selisih bentang layarnya hanya 0,1 inci.

Selain layar, perubahan mencolok juga bisa dilihat pada modul kamera belakang. Tiga lensa di Galaxy Note 20 Ultra memiliki bingkai persegi yang cukup tebal.
Baca juga: 7 Peningkatan Galaxy Note 20 Ultra Dibanding Note 10 Plus

Di Galaxy Note 10 Plus, modul kamera belakang terlihat lebih "langsing". Selain bentuk modul kamera, konfigurasi kamera juga berbeda.

Kemudian S Pen menjadi fitur kunci di Galaxy Note series. Samsung pun meningkatkan performa stylus digital ini di Galaxy Note 20 series. Utamanya menurunkan latensi demi membuat pengalaman menggores S Pen ke layar lebih presisi dan akurat.
Baca juga: Mengenal Gerakan dan Fungsi Baru Air Action di S Pen Galaxy Note 20

Penulis: Yudha PratomoEditor: Reza Wahyudi

Artikel Asli