Pertandingan Sepak Bola dengan Cuaca Ekstrem

Infia Dipublikasikan 04.18, 22/09/2019 • Dian Budi Lestari
Pertandingan Sepak Bola dengan Cuaca Ekstrim
Faktor cuaca sangat penting buat olahraga. jika cuacanya tidak mendukung pertandingan akan mendapatkan kendala saat pertandingan dimulai

Dalam pertandingan sepakbola, cuaca menjadi salah satu faktor penting, karena apabila dalam pertandingan terjadi hujan atau turun badai salju sehingga lapangan tertutup salju dalam jumlah yang berlebih, akan membuat pemain kesulitan menjalankan skema permainan saat cuaca ekstrem. Berikut ini adalah 4 pertandingan yang tercatat dalam sejarah sepakbola yang pernah dijalankan di bawah cuaca ekstrem.

1. Hujan Petir di Laga Ukraina Vs France

Source : WowKeren.com

Pertandingan Ukraina vs France terpaksa ditunda selama kurang lebih satu jam akibat di tengah pertandingan turun hujan yang sangat lebat di Donbass Arena di Donetsk dan sekitarnya. Seperti dilansir oleh Sky Sports, kala itu wasit yang memimpin pertandingan mengambil keputusan untuk menghentikan permainan. Keputuan yang diambil wasit ini dilakukan demi menjaga keselamatan para pemain. wasit telah mengambil keputusan menghentikan pertandingan untuk sementara setelah melihat perkembangan cuaca.

Petir terlihat menyambar di atas Stadion Donbass Arena di Donetsk, Ukraina, saat pertandingan Ukraina melawan Prancis, yang sempat tertunda hampir sejam akibat badai petir dan hujan lebat. Wasit yang memimpin pertandingan kala itu, Bjorn Kuipers memastikan menghentikan pertandingan saat pertandingan baru berlangsung lima menit. Cuaca yang ekstrim disertai badai tidak memungkinkan untuk laga tersebut untuk tetap dilakukan.

2. Angin Tornado Universidad De La Frontera

Source : BeritaSatu.com

Jika sebelumnya pertandingan antara Ukraina melawan Prancis di Euro 2012 sempat ditunda akibat adanya petir yang dianggap berbahaya bagi para pemain di lapangan, maka berbeda halnya dengan pertandingan sepak bola amatir yang ada di Amerika Selatan. Di laga tersebut gangguan dari angin puting beliung alias tornado membuat pertandingan tersebut dihentikan.

Karena gangguan angin tornado tersebut, para pemain, pelatih serta penonton terpaksa harus berlindung akibat kencangnya hembusan angin di lapangan. Tidak hanya itu, debu-debu mulai beterbangan di latar belakang lapangan. Penonton yang menyaksikan pertandinga tersebut kemudian mulai berlarian dan berlindung, namun anehnya para pemain yang berada di lapangan justru masih tetap asik memainkan bola seperti tidak ada ganggunan apapun di lapangan Untungnya kendati angin sempat membesar, tornado berukura kecil itu akhirnya mengecil sebelum sempat berlalu melewati gawang. Pertandingan itu akhirnya bisa kembali dilanjutkan.

3. Badai Salju Amerika Serikat Vs Kosta Rika

Source : sport.detik.com

FIFA selaku Federasi Sepakbola Dunia mengaku menerima surat protes dari Kosta Rika terkait pertandingan untuk Kualifikasi Piala Dunia 2014 yang dilakukan negara tersebut kala melawan Amerika Serikat di Denver. Pada pertandingan tersebut, Kosta Rika dipaksa tetap bermain ketika badai salju, dimana ketika pertandingan berlangsung, semua bagian lapangan tertutup oleh salju. 

Pelatih Timnas Kosta Rika mengatakan pertandingan itu merupakan hal yang paling memalukan dalam sepakbola, terlebih bermain dalam keadaan lapangan yang tertutup salju membuat timnya kalah 1-0 di Denver lantaran pemain kesulitan mengembangkan permainan.

Fedefutbol selaku Federasi Sepakbola Kosta Rika mengatakan dalam situs mereka bahwa salah satu alasan atau pion penting mengapa mereka protes adalah ancaman terhadap keselamatan para pemain kala itu. Fedefutbol beranggapan, bisa saja pemain Kosta Rika belum pernah melihat salju sebelum laga ini. 

Ketika badai salju terjadi di Colorado pada kualifikasi Piala Dunia 2014, staf pertandingan telah mencoba membuat garis di lapangan karena lapangan tertutup salju tebal. Tapi, itu tak bertahan lama hingga lapangan benar-benar diselimuti secara penuh oleh salju lantaran salju yang terus menerus turun dengan jumlah yang banyak.

4. Cuaca Kabut Bosnia Herzegovina Vs Rep Irlandia

Source : telegraph.co.uk

Pertemuan pertama antara Bosnia Herzegovina dan Rep. Irlandia pada babak play-off Piala Eropa 2016 terpaksa berakhir imbang 1-1. Laga di Stadion Bilino Polje itu berlangsung ditengah kabut tebal yang menggangu jarak pandang pemain di lapangan, terutama pada babak kedua. Cahaya lampu-lampu sorot tampak terhalang suasana kabut di sepanjang laga pertandingan kualifikasi EUFA Euro 2016 tersebut yang digelar di Stadion Bilino Polje, Zenica, Bosnia & Herzegovina. 

Pada babak kedua, kabut turun dengan cepat dan membuat kabur pandangan para pemain di lapangan. Akan tetapi, pertandingan terus dilanjutkan meski jarak pandang terhalang dan menggangu jalannya laga. Meski mendapat gangguan oleh faktir alam, pertandingan ini tetap dijalankan dan pemain tak akan pernah tahu seberapa jauh pengelihatan mereka. Laga tersebut berakhir dengan skor 1-1 lewat gol Robbie Brady dan Edin Dzeko.

Artikel Asli