Persentase Kelulusan SBMPTN Tertinggi dari KIP Kuliah

REPUBLIKA ONLINE Dipublikasikan 09.19, 14/08 • Esthi Maharani
Petugas mengawasi  Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN)
Petugas mengawasi Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Tim Pelaksana Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Mohammad Nasih mengatakan hasil Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2020 dari jumlah 702.420 pendaftar, peserta yang lulus sebanyak 167.653 orang atau sekitar 23.87 persen.

Jumlah ini terbagi menjadi dua kategori yakni pendaftar dari reguler dengan pendaftar sebanyak 546.370 orang, dengan jumlah kelulusan 123.099 orang atau sekitar 22,53 orang. Sedangkan kategori kedua, pendaftar dari KIP Kuliah dengan jumlah 156.050 pendaftar, yang lulus sebanyak 44.554 orang atau 28,55 persen.

"Yang menggembirakan adalah presentase peserta Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah lebih tinggi dari rata-rata dan juga reguler yakni 28,55 persen, ini menggembirakan untuk temen temen KIP Kuliah, pertanda bahwa ada banyak kawan potensial yang cukup mempunyai kapasitas di SBMPTN, meski dari keluarga ekonomi kurang mampu," ujar Nasih saat konferensi pers daring pengumuman hasil seleksi jalur SBMPTN, Jumat (14/8).

Ia juga menyebut, angka ini menunjukan pendaftar KIP lebih pintar dibandingkan peserta kategori lainnya.

"Angka ini menunjukan justru mereka lebih pintar dan mampu melebihi lainnya karena lebih dari 28 persen," ungkapnya.

Nasih juga mengatakan, SBMPTN tahun ini juga melibatkan delapan politeknik. Dari delapan poli teknik yang mendaftar 1.453 pendaftar, sedangkan yang lulus 638 atau 43,91 persen.

Ia berharap tahun depan keikutsertaan bisa dimodifikasi lebih baik lagi dengan politeknik yang lain.

"Ini menggembirakan karena ebersamaan ini bisa mengarahkan ke lebih tepat ke mereka yg lebih awal memilih jalur lokasi misalnya SMK, maka orientasi pada poli teknik yang ada sesuai jalur mereka," ujarnya.

Selain itu, pendaftar dari pesedta dari paket c dari pendaftar 1.282 orang diterima 203, presentase 15,83 persen. Sedangkan untuk peserta disabilitas, dari 531 pendaftar diterima 83 atau 15,63 persen.

Artikel Asli