Permintaan Khusus PSSI Usai Resmi Pertahankan Simon McMenemy

Suara.com Dipublikasikan 04.50, 22/09/2019 • Bangun Santoso
Pesepak bola Bagus Kahfie (kedua kanan) diberikan pengarahan oleh pelatih timnas senior Simon McMenemy (kanan) dalam sesi latihan timnas senior di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Kamis (22/8/2019). Striker timnas U-18 Bagus Kahfie diikut sertakan pada pemusatan latihan perdana timnas senior. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/pd.
Pesepak bola Bagus Kahfie (kedua kanan) diberikan pengarahan oleh pelatih timnas senior Simon McMenemy (kanan) dalam sesi latihan timnas senior di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Kamis (22/8/2019). Striker timnas U-18 Bagus Kahfie diikut sertakan pada pemusatan latihan perdana timnas senior. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/pd.

Suara.com - Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Gusti Randa menyebutkan pihaknya telah resmi mempertahankan Simon McMenemy sebagai Pelatih timnas Indonesia senior. Ini diputuskan usai pertemuan komite eksekutif.

Sebagaimana diketahui, McMenemy banyak dihujani kritik setelah timnas Indonesia senior tampil buruk di bawah asuhannya pada dua laga awal, kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia. Di mana timnas Indonesia senior kalah dari Malaysia 2-3 dan Thailand 0-3.

Hasil tersebut membuat banyak masyarakat Indonesia menginginkan mantan pelatih Bhayangkara FC ini angkat kaki sebagai nahkoda timnas Indonesia senior.

Tidak hanya itu, Exco PSSI juga telah melakukan evaluasi terhadap Menemy. Hasil evaluasi menghasilkan tetap mempertahankan sang pelatih.

Namun, ada beberapa catatan yang harus dilakukan Simon McMenemy. Ia ingin agar timnas Indonesia senior bisa lebih baik lagi terutama di laga terdekat menghadapi Uni Emirat Arab (UEA) di pada 10 Oktober 2019.

"Jika mengenai evaluasi Simon, kami meminta untuk Simon mempelajari dan membenahi secara teknis serta non teknis di tim mengenai dua kekalahan kemarin. Kami ingin performa timnas dapat lebih baik dan tidak ingin posisi timnas terlalu terpuruk," kata Gusti Randa saat dihubungi wartawan.

"Dalam konteks pemain juga harus ada evaluasi untuk persiapan laga away nanti. Diketahui juga liga sudah memulai putaran kedua, di mana banyak klub yang memberikan rotasi pemainnya dan lain-lain. Jadi preparing ini berguna untuk kebugaran dari pemain itu sendiri," ia menambahkan.

Terdekat skuat Garuda akan melakoni laga away di ajang kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia menghadapi UEA pada 10 Oktober 2019 di UEA. Setelah itu, Pasukan Merah Putih akan melakoni laga home melawan Vietnam pada 15 Oktober mendatang.

Artikel Asli