Perayaan FFI 2019 Yang Penuh Kesan Bagi Kamila Andini

Femina Dipublikasikan 08.00, 10/12/2019 • NF0365

Kamila Andini dan Ifa Ifansyah dalam Festival Film Indonesia 2019/ 

Foto: Twitter @festivalfilmind

Meski tidak memenangkan piala Citra untuk filmnya, bagi sutradara Kamila Andini, perhelatan yang digelar baru-baru ini merupakan salah satu momen paling berkesan.

Dalam akunnya @kamilandini, ibu dua anak ini menulis alasan personalnya. "Pertama karena ini adalah penghargaan FFI pertama @garin_film sebagai sutradara terbaik setelah 38 tahun hidup sebagai seorang sutradara. Benar2 memperlihatkan saya sebagai pembuat film muda bahwa selalu ada yang pertama untuk semua hal, dan kita tidak pernah tau kapan. Banyak yg mengira beliau selalu menang, padahal di baliknya banyak sekali kegagalan yg sudah dilewati. @garin_film selalu mengajarkan kerja keras, disiplin dan konsistensi menjadi yang utama. Waktu akan melihat semua itu."

Kamila adalah puteri dari sutradara Garin Nugroho yang meraih penghargaan Piala Citra untuk kategori sutradara terbaik lewat film Kucumbu Tubuh Indahku. Ia mewakili Garin untuk menerima piala bergengsi bagi insan film tanah air tersebut. Kamila juga istri dari Ifa Ifansyah yang menjadi produser untuk film yang sama dan meraih penghargaan Piala Citra 2019 sebagai Film Terbaik. 

"Kedua adalah tentang bagaimana berkarya selalu butuh keberanian untuk mencapai kebebasan estetika, untuk menjelajah dan bermain bersama diri sendiri. Saya rasa sangat sedikit orang yang berani membuat sesuatu seperti Kucumbu Tubuh Indahku. Tapi dengan ada nya film itu, saya merasakan sesuatu yang bisa saja terdengar kecil tapi sesungguhnya sangat besar; kemungkinan. Bahwa ternyata mungkin untuk berkreasi, mungkin untuk mengeksplorasi, mungkin untuk membela, mungkin untuk berempati, dan mungkin untuk berani. Terima kasih untuk @ifa_isfansyah dan seluruh tim Kucumbu Tubuh Indahku yang sudah memperlihatkan kemungkinan. Karena dalam dunia seni, kemungkinan adalah harapan terbesar yang bisa kita miliki. "

Film Kucumbu Tubuh Indahku atau Memories of My Body meraih delapan penghargaan dalam Festival Film Indonesia 2019, termasuk dalam kategori aktor utama, penata Gambar, dan kostum. Film ini juga kini tengah berjuang dalam seleksi piala Oscar 2020 untuk kategori international feature film.

Meski moncer di festival-festival film, film ini hanya sempat ditonton oleh dua puluhan ribu orang saja karena tersandung protes dan boikot. Kemenangannya di FFI ini membuat netizen, dimulai dari cuitan sutradara Joko Anwar, bersuara meminta bioskop untuk kembali menayangkannya. (f)

Artikel Asli