Perawatannya Tak Murah, Innova Diesel Matik Banyak Peminatnya, Kenapa?

Suara.com Dipublikasikan 07.20, 20/11/2019 • Angga Roni Priambodo
Toyota New Kijang Innova ketika diluncurkan di Jakarta, Senin (23/11) [Antara/Audy Alwi].
Toyota New Kijang Innova ketika diluncurkan di Jakarta, Senin (23/11) [Antara/Audy Alwi].

Suara.com - Suksesor Toyota Kijang, yaitu Kijang Innova memang masih jadi mobil yang cukup populer di Indonesia. Tapi seorang warganet terheran-heran kenapa Innova bermesin diesel dan transmisi otomatis (matik) banyak peminatnya, padahal biaya perawatannya dianggap lebih mahal.

Pada grup pecinta mobil tua di jejaring Facebook, seorang warganet bernama Ari bertanya "Selama ini Syaa tahu harga mobil matik yang seken (bekas) lebih murah dari yang manual. Menurut Saya karena risiko biaya kalau rusak dan perawatan matik yang lebih mahal dari mobil manual,"

"Tapi kenapa ya, kalau Innova diesel banyak yang cari transmisi otomatis?" Tanya Ari.

Ternyata banyak juga lho, warganet pengguna mobil jenis MPV itu. Mereka pun mengungkapkan kelebihan Kijang Innova diesel bertransmisi otomatis, yang membuatnya banyak dicari.

"Karena mungkin, iritnya kebangetan, terus bejekan gasnya yahud dan terkenal nyaman, sih," ungkap Ricky.

All-New Kijang Innova yang baru diluncurkan di Jakarta, Senin (23/11/2015). [Suara.com/Deny Yuliansari]

Senada, menurut Harri, Kijang Innova mesin diesel bertransmisi otomatis punya kelebihan di torsinya "Innova diesel matik torsi lebih besar dari yang manual, kalau manual tarikannya lemot,"

Masih menurut Harri, hal itu terjadi karena beda rasio gear box "Beda di rasio gearbox, mbah. Kebetulan punya Innova diesel yang matik dan manual jadi bisa dibandingkan sendiri."

Artikel Asli