Pep Guardiola Tak Bisa Protes dengan Kondisi Manchester City

Bola.com Diupdate 15.30, 18/09/2019 • Dipublikasikan 15.30, 18/09/2019 • Aditya Wicaksono
Manchester City Vs Norwich City
Manajer Manchester City, Pep Guardiola. (AP/Joe Giddens)

Bola.com, Jakarta - Manajer Manchester City, Pep Guardiola, mengatakan kalau klubnya sedang berada dalam krisis jelang menghadapi Shahktar Donetsk pada laga Grup C Liga Champions. Manchester City mendapat giliran pertama untuk bertandang ke markas Shakhtar Donetsk.

Manchester City baru menelan kekalahan menyakitkan di Premier League. The Citizens takluk dengan skor 2-3 dari Norwich City.

Kondisi itu memengaruhi mental para pemain Manchester City. Kondisi The Citizes diperparah dengan badai cedera yang menimpa lini pertahanan mereka.

"Saya sering datang ke Shahktar. Sepertinya saya harus membeli rumah di sini," ujar Guardiola.

"Ada beberapa pemain yang tidak bisa tampil. Phil Foden terkena virus yang menyerang perutnya. Jadi, ia akan absen. Saya rasa ia akan kembali pada laga berikutnya."

"John Stones mengalami cedera pagi ini. Ia mengalami masalah otot. Ia akan absen empat hingga lima pekan."

"Kondisi ini sangat luar biasa. Kami memiliki tantangan yang sangat besar karena hanya memiliki satu bek tengah."

"Kami tak bisa protes dengan kondisi tersebut," ungkap Pep Guardiola.

Sebagai manajer berpengalaman, Pep Guardiola diharapkan bisa mencari solusi alternatif untuk Manchester City. Saat ini, The Citizens hanya memiliki Nicolas Otamendi di posisi bek tengah.

Kekhawatiran Pep Guardiola Terealisasi

Pemain Manchester City, Aymeric Laporte. (AFP/Oli Scarff)

Pada bursa transfer musim panas, Pep Guardiola bersikeras meminta manajemen Manchester City untuk mendatangkan bek tengah baru. Namun, permintaannya tidak dikabulkan.

Saat itu, Guardiola ingin Manchester City merekrut Harry Maguire. Pada akhirnya, Maguire bergabung dengan Manchester United.

Manchester City hanya memiliki tiga bek tengah, yaitu Nicolas Otamendi, John Stones dan Aymeric Laporte. Dua nama terakhir sudah menghuni ruang perawatan cedera.

Sumber: UEFA

Artikel Asli