Penyebab Neymar Jr Gagal Gabung Madrid pada 2006

Okezone.com Dipublikasikan 05.23, 24/08/2019 • Ramdani Bur
Penyebab Neymar Jr Gagal Gabung Madrid pada 2006
Neymar sempat menjalani trial di Madrid pada 2006, meski akhirnya tidak jadi bergabung.

MADRID – Salah satu eks pelatih junior Real Madrid yang tidak disebutkan namanya, mengungkap alasan Neymar Jr gagal bergabung bersama timnya pada 2006. Saat itu, Neymar yang sudah menjalani trial bersama tim junior Madrid batal bergabung karena mendapatkan penawaran yang menggiurkan dari klubnya saat itu, Santos.

Pada 2006 atau ketika berusia 14 tahun, Neymar menjalani trial di Madrid. Saat itu, kualitas olah bola Neymar sudah benar-benar terlihat. Bahkan manajemen Madrid siap mengikat Neymar setelah aksi-aksi memukau yang ditunjukkan di masa uji coba tersebut.

<

(Neymar saat masih membela Santos pada 2009/2010)

Jika jadi bergabung, Neymar akan dimasukkan ke tim muda Madrid yang salah satunya berisikan fullback kanan Los Blancos –julukan Madrid– saat ini, Dani Carvajal. Namun, Neymar batal bergabung meski sudah mendapatkan lampu hijau dari manajemen Madrid.

Saat itu, ayah Neymar yakni Neymar Sr mendapat bujukan dari petinggi Santos. Tahu Neymar memiliki kualitas, manajemen Santos menjanjikan kehidupan yang layak kepada Neymar dan keluarga, plus akan memberikan keluarga mereka sebuah apartemen.

Karena itulah, Neymar Sr memilih Neymar untuk bertahan bersama Santos. Baru pada 2013, Neymar memutuskan meninggalkan Brasil untuk bergabung bersama Barcelona. Bahkan dalam waktu dekat, Neymar akan kembali berkarier di Spanyol setelah santer diberitakan bakal berlabuh ke Madrid atau Barcelona.

Neymar Jr

(Neymar saat membela Santos pada 2011)

“Ketika pertama kali melihat Neymar membawa bola, kami menyadari kualitasnya. Semua orang sadar Neymar adalah pemain yang sangat menarik bagi klub di masa depan,” kata eks pelatih tim junior Madrid itu, mengutip dari Marca, Sabtu (24/8/2019).

“Saya pikir Madrid telah memberikan penawaran yang sangat bagus kepada Neymar. Hanya saja, presiden Santos sadar bakal kehilangan Neymar. Karena itu, ia menemui ayah Neymar dan menjanjikan kehidupan yang layak, plus menyediakan apartemen,” tutupnya.

Artikel Asli