Penyakit Motor Bila Sering Kehabisan Bensin

Kompas.com Dipublikasikan 11.22, 03/07 • Ruly Kurniawan
KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
Petugas SPBU menggunakan alat pelindung wajah saat melayani pengendara di SPBU Pertamina 31.128.02 di Jl. Letjen M.T. Haryono, Jakarta Timur, Senin (1/6/2020). Penggunaan alat pelindung wajah (Face Shield) tersebut sebagai salah satu upaya untuk melindungi diri saat berhubungan langsung dengan pengendara dalam pencegahan penyebaran COVID-19.

JAKARTA, KOMPAS.com - Terbiasa telat mengisi bahan bakar minyak (BBM) pada sepeda motor dapat berakibat fatal. Beberapa komponen akan rusak karena pompa bahan bakar dipaksa untuk bekerja.

Technical Division PT Astra Honda Motor Endro Sutarno mengatakan, jika itu sudah terjadi maka pemilik harus mengeluarkan kocek yang cukup mahal untuk melakukan pergantian.

"Jika motor sering kehabisan bensin, sedikit-banyak akan mempengaruhi usia fuel pump atau pompa bahan bakar. Karena kan komponen ini fungsinya menyalurkan bensin ke mesin," kata dia kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Baca juga: Lalu Lintas di Jakarta Mulai Padat, Pengguna Motor Meningkat

Ketika bensin yang disalurkan ke mesin tidak ada atau sedikit, maka beberapa komponen penting di sana bisa berkarat.

Sebab pada saat bensin habis, jelas Endro, kotoran yang mengendap di dalam tangki motor akan mudah diisap oleh pompa bahan bakar. Sehingga, motor akan mengalami brebet sesaat bahan bakarnya ingin habis.

Baca juga: Tips Mudah Ganti Ban Mobil untuk Perempuan

"Bensin juga menjadi pendingin pompa. Jadi ketika bensin sudah tidak ada, kerja komponen tersebut jadi lebih berat dan cepat panas. Sehingga, timbul kerusakan di sana," ujarnya.

"Maka sebaiknya jika sudah waktunya, langsung saja diisi. Jangan tunggu sampai motor tidak bisa dinyalakan kembali," lanjut Endro.

Adapun biaya perbaikan fuel pump beragam, mulai Rp 500.000 hingga jutaan tergantung tipe dan jenis motor.

Penulis: Ruly KurniawanEditor: Azwar Ferdian

Artikel Asli