Penuturan Pemain Indonesia Soal Kondisi Liga Timor Leste

Bolalob Diupdate 08.56, 18/09/2019 • Dipublikasikan 14.00, 18/09/2019 • Kukuh Wahyudi

Selain Saddil Ramdani (Malaysia), Victor Igbonefo (Thailand), Yanto Basna (Thailand), dan Egy Maulana Vikri (Polandia), sebenarnya Indonesia masih memilki beberapa nama lain yang berkarier di luar negeri. Mereka bermain di liga Timor Leste.

Salah satunya adalah Andra Firdaus. Pemain kelahiran Banyuasin, Sumatera Selatan, 7 Juli 2000 itu kini berseragam AD SLB yang mengorbit di kasta tertinggi Timor Leste,  Liga Foetebol Amendora.

Pemain eks Sriwijaya FC U-19 2018 itu didatangkan SLB untuk putaran kedua musim ini. Sempat menjadi andalan di tiga pertandingan awal, kini dirinya lebih sering menjadi penghangat bangku cadangan. 

“Di sini orang-orang lebih suka dengan permainan yang keras. Jika seorang pemain buang bola sampai jauh dan keluar, itu bisa ditepukin. Beda kalau di Indonesia. Bila seperti itu justru kena marah pelatih karena harus buang ke depan ke arah teman,” kata Andra kepada Bolalob.

“Sementara saya mainnya lebih efektif. Tidak bermain keras hingga banyak melakukan pelanggaran di depan kotak penalti. Hal itu yang sering dilakukan bek-bek lain,” ucap pemain berposisi stoper itu melanjutkan.

Andra pun menilai masih banyak hal-hal yang masih terus diperbaiki lagi di Timor Leste, salah satunya kepemimpinan wasit. Namun, ia memprediksi 5-10 tahun lagi liga Timor Leste bakal membaik. Soalnya, ia melihat pelaku sepak bola di sana sangat berambisi membawa negaranya ke level yang lebih baik.

“Kekeluargaan di sini pun cukup baik. Manajemen klub dan pemain sangat dekat. Kondisi ini tentu menjadi faktor pendukungnya,” tutur jebolan akademi Sriwiaya FC itu.

Andra sebenarnya tak sendiri di AD SLB. Ada satu lagi pemain Indonesia yang berada di sana, dia adalah Dani Ardianto yang berstatus jebolan Bali United U-19.

Selain dua nama itu, Andra mengatakan masih ada sekitar empat pemain lagi yang beredar di kasta Timor Leste saat ini. Semuanya tengah berjuang untuk menunjukkan yang terbaik di negeri orang.

Andra Firdaus (kiri-berdiri)