Penulis Manga Act-Age Ditahan Polisi Karena Tindak Pelecehan

Duniaku.com Diupdate 10.36, 08/08 • Dipublikasikan 10.36, 08/08 • Aditya Daniel
Penulis Manga Act-Age Ditahan Polisi Karena Tindak Pelecehan

Tatsuya Matsuki, salah satu mangaka Act-Age yang bertanggung jawab atas penulisan cerita komik tersebut ditahan oleh kepolisian karena tuduhan pelecehan seksual terhadap seorang siswi SMP. 

1. Terjadi di daerah Tokyo

Penulis Manga Act-Age Ditahan Polisi Karena Tindak Pelecehan

Berdasarkan berita dari portal berita Jepang NHK yang diterjemahkan oleh Animenewsnetwork.com,  penulis manga berusia 29 tahun itu ditahan karena kecurigaan akan tindakan pelecehan seksual terhadap seorang siswi SMP di Tokyo.

Laporan dari NHK mengatakan bahwa berdasarkan keterangan resmi dari kepolisian, insiden serupa pun terjadi satu jam setelah laporan gadis tersebut dengan korban yang berbeda, namun oleh pelaku yang serupa dengan Matsuki.

2. Terjadi sebulan yang lalu

Penulis Manga Act-Age Ditahan Polisi Karena Tindak Pelecehan

Pada tanggal 18 Juni 2020, korban sedang berjalan di distrik Nakano kota Tokyo pada pukul 8 malam, saat pelaku datang dengan tiba-tiba menghampirinya dari belakang dan melakukan tindak pelecehan tersebut. Dengan segera, pelaku kabur dari tempat kejadian perkara.

Gadis tersebut langsung melapor ke kantor polisi, dan bukti ditemukan melalui investigasi rekaman kamera keamanan di daerah tersebut. Peristiwa pelecehan yang terjadi sejam kemudian pun ditemukan melalui rekam jejak video kamera keamanan tersebut di daerah dekat jalanan tersebut.

3. Pengakuan dari sang penulis

Penulis Manga Act-Age Ditahan Polisi Karena Tindak Pelecehan

Berdasarkan keterangan polisi, Matsuki sebagai tersangka atas kejadian tersebut memberitahukan mereka bahwa, "secara umum tidak ada yang salah" dengan tuduhan mereka yang dilayangkan kepadanya.

Saat ini, manga Act-Age sedang berjalan di majalah Weekly Shonen Jump oleh Matsuki dan ilustrator Shiro Usazaki, yang mereka mulai sedari debutnya di majalah tersebut pada bulan Januari 2018.

Artikel Asli