Penjualan Mobil Bekas Masih Lesu, LCGC Mulai Saingi MPV

Kompas.com Dipublikasikan 02.43, 15/12/2019 • Dio Dananjaya
Kompas.com/Setyo Adi
Ilustrasi mobil bekas di segmen Low MPV

JAKARTA, KOMPAS.com – Seperti halnya penjualan mobil baru, pasar mobil bekas di Tanah Air sampai menjelang akhir tahun 2019, tidak ada peningkatan berarti. Penjualan mobil bekas diklaim stagnan alias masih sama seperti tahun sebelumnya.

Herjanto Kosasih, Senior Marketing Manager Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua, mengatakan biasanya pasar mobil bekas mengalami peningkatan pada masa-masa menjelang menyambut Natal dan Tahun Baru.

“Tapi kali ini kelihatannya adem ayem saja nih, tidak ada peningkatan,” ucapnya kepada Kompas.com (14/12/2019).

Baca juga: Jelang Akhir Tahun, Jangan Tergiur Mobil Bekas Harga Miring

“Kalau tahun-tahun sebelumnya ada peningkatan, biasanya karena mau dipakai orang untuk liburan akhir tahun,” kata Herjanto.

Menurutnya, pasar mobil bekas di Indonesia tahun ini tidak lebih baik dibanding tahun 2018. Salah satu penyebabnya karena efek perlambatan ekonomi, yang membuat penjualan beberapa dealer menurun.

“Di tempat-tempat yang besar di Jakarta seperti WTC ini masih lumayan. Tapi kalau di dealer yang kecil, itu memang terasa (menurun), bisa 10 sampai 20 persen,” ujarnya.

Baca juga: Diskon Akhir Tahun Berdampak Negatif pada Bisnis Lelang Mobil Bekas

Ia menambahkan, mobil bekas terlaris saat ini memang masih berada di segmen MPV atau Low MPV. Namun segmen LCGC ternyata juga tak kalah menarik penjualannya.

“LCGC seperti Calya dan Sigra itu juga lumayan penjualannya, mungkin sebanding dengan Avanza sekarang peminatnya,” ucap Herjanto.

Penulis: Dio DananjayaEditor: Azwar Ferdian

Artikel Asli