Penjelasan Garuda Indonesia Atas Pesawat yang Angkut Mobil Ferrari

kumparan Dipublikasikan 09.49, 07/12/2019 • Angga Sukmawijaya
Hobi motor gede eks Dirut Garuda, Ari Askhara. Foto: Dok. Istimewa

Usai kasus penyelundupan Harley Davidson dan dua sepeda motor Brompton dalam pesawat Garuda Indonesia jenis Airbus A330-900 Neo, publik kembali diramaikan kemunculan video mobil mewah Ferrari yang diangkut pesawat pelat merah tersebut.

Dalam postingan di media sosial, Video yang berdurasi hanya beberapa detik itu menampilkan dua orang petugas tengah memeriksa mobil Ferrari dari dalam bagasi pesawat Garuda. Namun hingga saat ini masih belum diketahui di mana lokasi dan jenis pesawat dalam video itu.

Vice Presiden Corporate Secretary PT Garuda Indonesia Tbk (Persero) Ikhsan Rosan mengatakan, sehubungan dengan beredarnya informasi dan video di media sosial terkait Ferrari di pesawat Garuda, perusahaan mengkonfirmasi bahwa mobil tersebut merupakan barang kargo yang secara legal diangkut dari Jakarta tujuan London Heathrow.

“(Diangkut) dengan pesawat Garuda Indonesia GA086 jenis B-777-300ER pada 9 Oktober 2018,” kata Ikhsan dalam keterangan tertulis, Minggu (7/12).

Dia mengatakan bahwa mobil Ferrari tersebut adalah milik seseorang yang menggunakan jasa kargo Garuda Indonesia untuk pengiriman dari Jakarta ke London. Mobil tersebut juga telah melalui prosedur kepabeanan resmi.

Adapun lokasi pengambilan gambar adalah di bandara Heathrow London ketika cargo berupa mobil Ferrari tersebut diturunkan dari pesawat.

Pesawat Garuda Indonesia Airbus A330-900 Neo. Foto: Iqbal FIrdaus/kumparan

"Selain mengangkut mobil dalam penerbangannya, Garuda Indonesia juga pernah mengangkut Panda dengan penanganan khusus dari Chengdu, China, ke Jakarta, pada september 2017 lalu," ucapnya.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Heru Pambudi mengatakan, pihaknya akan mengecek mengenai Ferrari dalam bagasi pesawat Garuda Indonesia.

Namun dia memastikan, Garuda jenis Airbus A330-900 Neo yang tiba di Jakarta pada 17 November itu hanya membawa barang selundupan Harley Davidson dan sepeda Brompton.

Heru mengaku belum mengetahui soal video yang beredar itu. "Aku belum lihat juga videonya, nanti kita cek," katanya.

Artikel Asli