Pengusaha Sambut Positif Aksi Bersih-Bersih Erick Thohir

Liputan6.com Diupdate 11.45, 21/11/2019 • Dipublikasikan 11.45, 21/11/2019 • Bawono Yadika Tulus
Hari Jadi Satria Muda
Pemilik Satria Muda, Erick Thohir, memberikan sambutan saat peluncuran film 25 tahun Satria Muda di XXI Epicentrum, Jakarta, Kamis (15/11). Peluncuran ini dalam rangka peringatan hari jadi SM yang ke-25 tahun. (Bola.com/Yoppy Renato)

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani menyambut baik efisiensi yang dilakukan Menteri BUMN Erick Thohir belakangan ini.

Seperti diketahui, Erick Thohir juga telah memangkas empat jabatan deputi di kementeriannya dan rencananya akan melantik lima pejabat baru pasca aksi sapu bersih.

"Dengan ini, kinerja BUMN juga bisa lebih positif, lebih bisa menciptakan profit bagi negara dan menciptakan layanan yang lebih maksimal bagi masyarakat," ungkapnya saat dihubungi Liputan6.com, Kamis (21/11/2019).

Shinta juga bilang, proses pemangkasan akan mengkerek secara langsung profesionalitas serta kinerja di jajaran BUMN.

"Lagipula bila BUMN menjadi lebih efisien dan lebih profesional, pelaku usaha nasional juga akan lebih senang sebagai rekan kerja," ujarnya.

 

Memperbaiki Citra BUMN

Menteri BUMN Erick Thohir temui Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota. (Merdeka.com/Dwi Aditya Putra)

Pihaknya pun menegaskan, pemangkasan akan memperbaiki citra BUMN terutama di kancah internasional. Ini lantaran BUMN dinilai masih cukup kental intervensinya dari Pemerintah.

"Karena tingginya kepentingan politik-ekonomi tersebut juga, management usaha BUMN kerap dianggap nature kerjanya banyak terpengaruh birokrasi pemerintah (semi-birokrasi)," kata dia.

Erick Thohir Sapu Bersih Pejabat Kementerian BUMN, Ini Kata Ekonom

Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Erick Thohir memberi paparan saat mengunjungi Kantor Liputan 6 di SCTV TOWER, Jakarta, Senin (10/12). Kunjungan Erick Thohir dalam rangka roadshow ke beberapa media. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Direktur Riset Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Pieter Abdullah turut memberikan pendapat terkait perombakan yang terjadi di tubuh Kementerian BUMN. Dia memandang perombakan dilakukan Erick Thohir demi perbaikan kinerja BUMN.

"Tentunya untuk perbaikan BUMN. Tapi untuk sekarang yang kita tunggu itu adalah bagaimana Erick Thohir melihat persoalan di BUMN tersebut," kata dia di Jakarta, Rabu (20/11).

Menurut dia, dalam kurun lima tahun terakhir, kinerja BUMN membaik. Perbaikan dapat dilihat dari sisi pertumbuhan profit maupun turunnya angka BUMN bermasalah.

"Ini, kan, artinya BUMN semakin membaik," ujarnya.

Selain itu, kerja sama atau sinergi BUMN juga berjalan. Ini membuat BUMN makin solid. "Kalau sekarang ini kalau lihat di mana-mana, swasta mengeluh sangat sulit mendapatkan proyek karena semuanya sudah diambil BUMN. Kenapa? Karena sinergi BUMN, BUMN sekarang solid," jelasnya.

"Tapi kita perlu tahu bagaimana cara pandangnya Pak Erick Thohir, apakah perbaikan ini dianggap belum cukup perlu suatu lompatan besar sehingga perlu perombakan besar, transformasi yang luar biasa, itu kita perlu tahu," imbuhnya.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Artikel Asli