'Penghancur Kaki Evan Dimas', Doan Van Hau Disambut Bak Pahlawan oleh Klub Belanda

INDOSPORT.com Diupdate 01.49, 14/12/2019 • Dipublikasikan 01.49, 14/12/2019 • Penulis: Edo Bramantio | Editor: Cosmas Bayu Agung Sadhewo

INDOSPORT.COM - Si 'penghancur' kaki bintang timnas Indonesia U-23, Evan Dimas Darmono, yang bernama Doan Van Hau dari Vietnam, mendapat sambutan luar biasa dari klub Eredivisie Belanda, SC Heerenveen.

Belakangan ini, nama bek timnas Vietnam U-23, Doan Van Hau, memang menjadi buah bibir. Pasalnya, pemain berusia 20 tahun itu pernah melakukan tekel keras kepada bintang timnas Indonesia U-23, Evan Dimas Darmono di kompetisi sepak bola SEA Games 2019 Filipina.

Kejadian tersebut memang merupakan salah satu taktik tim yang berjuluk The Golden Stars itu untuk bisa menang melawan Garuda Muda. Hal ini terbukti ampuh. Usai Evan Dimas keluar lapangan karena cedera tersebut, timnas Indonesia bermain kurang maksimal dan kalah 0-3.

Di partai final tersebut, Van Hau sendiri mampu menyumbang dua gol, yakni pada menit ke-39 dan menit ke-73. Hal ini membuat dirinya menjadi salah satu pemain yang paling bersinar dan banyak mendapat sorotan usai SEA Games 2019 berakhir. Bahkan, ia mendapat respons sangat positif dari SC Heerenveen.

Melansir dari laman portal berita olahraga Bongda, usai tim sepak bola putra Vietnam U-23 meraih medali emas, Van Hau langsung terbang ke Belanda, tepatnya untuk kembali ke tim yang tengah ia bela saat ini, Heerenveen. Pasalnya, klub Eredivisie Belanda itu akan menghadapi Willem II pada Sabtu, 14 Desember 2019.

Di situs Heerenveen sendiri, bek kelahiran Hung Ha, Thai Binh, Vietnam tersebut disambut bak pahlawan oleh pihak klub dan fans. Mereka sangat kagum atas penampilannya di SEA Games yang sukses menyumbang dua gol ke gawang timnas Indonesia meski dirinya berperan sebagai pemain belakang.

Meski demikian, Heerenveen sendiri ternyata kalah dengan skor 1-2. Dengan situasi ini, mereka masih tertahan di peringkat lima kompetisi sepak bola Eredivisie Belanda dengan torehan 27 poin, hasil dari tujuh kali menang, enam kali imbang, dan empat kali kalah. Sementara itu, Willem II mampu menempati posisi tiga dengan torehan 32 poin.

Artikel Asli