Pengelola Pizza Hut Ungkap Alasan Gencar Promo All You Can Eat hingga Paket 4 Boks

Bisnis.com Dipublikasikan 12.11, 05/08 • Ria Theresia Situmorang
Pizza Hut. Istimewa
Direktur Sarimelati Kencana Jeo Sasanto mengatakan pelanggan saat ini membutuhkan produk dengan harga terjangkau, sehingga Pizza Hut hadir dengan berbagai macam promosi menarik.

Bisnis.com, JAKARTA – Untuk memacu kinerja, pengelola restoran Pizza Hut, yakni PT Sarimelati Kencana Tbk. (PZZA) menggencarkan sejumlah strategi promosi.

Direktur Sarimelati Kencana Jeo Sasanto mengatakan pelanggan saat ini membutuhkan produk dengan harga terjangkau, sehingga Pizza Hut hadir dengan berbagai macam promosi menarik untuk mendukung performa penjualan pada semester kedua tahun ini.

Beberapa promo yang kini tersedia di gerai restoran Pizza Hut di antaranya ialah All You Can Eat Pizza seharga Rp55.000 per orang hingga 14 Agustus mendatang, Beli 1 Makanan Gratis 1 Minuman khusus untuk pembelian dine in, hingga paket Funt4stic Box untuk pembelian 4 personal Pan Pizza seharga Rp70.000 dengan pembayaran menggunakan ShopeePay.

“Tren penjualan sudah berangsur normal pada semester kedua ini,"ungkapnya kepada Bisnis, Selasa (4/8/2020).

Selain itu, penjualan Pizza Hut berangsur meningkat seiring dengan telah dibukanya kembali seluruh outlet, baik gerai sendiri ataupun di pusat perbelanjaan, dan penambahan beberapa outlet baru.

Adapun pada bulan Juni dan Juli lalu, perseroan sudah membuka gerai Pizza Hut baru di lima lokasi yakni; Taman Baru Banyuwangi, Sidanegara Cilacap, Ciputra Mall Cikupa, Pangkalpinang, dan The Park Sawangan Depok.

“Jadi rencana Agustus akan buka tiga outlet, outlet Hasanuddin Bekasi, menyusul Palopo dan Singkawang,” sambungnya.

Jeo menilai penurunan laba signifikan sebesar 89,49 persen menjadi Rp10,47 miliar pada periode semester pertama tahun ini diakibatkan oleh harga pokok penjualan yang meningkat karena promosi yang dilakukan untuk memanjakan dan mempertahankan pelanggan dan karyawan Pizza Hut.

“Dengan meminimalkan penurunan sales, kami juga bisa mempertahankan aset perusahaan kami yaitu karyawan Pizza Hut, karena tidak mudah untuk mencari dan melakukan training lagi untuk karyawan baru,” imbuhnya.

Perseroan juga mengakui tidak beroperasinya beberapa gerai di pusat perbelanjaan pada kuartal kedua tahun ini mengakibatkan penjualan tidak maksimal tercermin dari penurunan penjualan 6,06 persen menjadi Rp1,82 triliun.

Dengan demikian, dalam kondisi yang berat tersebut baik gerai restoran Pizza Hut dan Pizza Hut Delivery melakukan banyak promosi dan menggencarkan layanan delivery dan take away termasuk melalui partner aggregator seperti Gojek dan Grab.

Artikel Asli