Pengakuan Aneh Perempuan di Lampung yang Bakar Bendera Merah Putih

Jawapos Diupdate 08.45, 04/08 • Dipublikasikan 15.45, 04/08 • Edy Pramana
Pengakuan Aneh Perempuan di Lampung yang Bakar Bendera Merah Putih

JawaPos.com – Seorang perempuan berinisial MA, 33, ditangkap jajaran Polres Lampung Utara lantaran membakar bendera Merah Putih. Peristiwa tersebut sempat viral di media sosial sejak Minggu, 2 Agustus 2020.

Dalam video terlihat jelas bendera kebangsaan Indonesia, Merah Putih, berukuran kecil dibakar menggunakan korek. Api pun melalap seluruh bagian bendera.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, berdasarkan video tersebut, penyidik kemudian melakukan penyelidikan. Polisi berhasil mendapatkan identitas pelaku yakni MA, warga Jalan Kota Bumi, Lampung Utara.

“Didapatlah terlapor itu inisial MA. Setelah kita amankan, lalu anggota juga mengamankan sejumlah barang bukti,” kata Pandra saat dihubungi, Selasa (4/8).

Saat diinterogasi petugas, pelaku mengakui semua perbuatannya. Namun, selama proses pemeriksaan, pelaku kerap memberikan keterangan berubah-ubah.

“Terlapor memberikan keterangan yang berubah-ubah. Jadi diakui oleh MA ini dia yang melakukan pembakaran dengan sengaja,” jelasnya.

Saat ini, pelaku telah dibawa ke Rumah Sakit Jiwa Provinsi Lampung untuk dilakukan tes kejiwaan. Karena kondisi tersebut, pelaku belum ditetapkan sebagai tersangka.

“Karena sebagai subjek dan objek hukum, kan seseorang harus dalam keadaan sehat jasmani dan rohan. Karena keterangan berubah-ubah, kami untuk menentukan status orang ini harus diperiksakan kepada saksi ahli dalam hal ini dokter kejiwaan,” imbuh Pandra.

Sementara itu, berdasarkan pemeriksaan awal, motif pelaku membakar bendera Merah Putih karena tidak terima Indonesia diakui sebagai negara dalam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Dia berpendapat yang menjadi bagian PBB adalah Kerajaan Mataram.

“Bahasanya dia itu PBB itu tidak mengakui negara Indonesia, yang diakui (PBB) adalah Kerajaan Mataram,” tegas Pandra.

Artikel Asli