Pemerintah Tiongkok Wajibkan Gamer untuk Gunakan Nama Asli dalam Game

Dunia Games Dipublikasikan 06.00, 08/08 • Rizky Nurcahyanto
Pemerintah Tiongkok Wajibkan Gamer untuk Gunakan Nama Asli dalam Game
Gara-gara banyak gamer di bawah umur yang kecanduan main game, akhirnya pemerintah Tiongkok buat aturan baru.

Hal yang paling seru dalam bermain game adalah menentukan nama dalam game atau in-game name (IGN) dari karakter yang dibuat. Di mana kamu bisa menggunakan nama siapa saja untuk menamai karakter kamu dalam game.

Namun, bagaimana rasanya bila kamu "dipaksa" untuk menggunakan nama asli ketika membuat karakter dalam sebuah game? Nah baru-baru ini telah heboh pemerintah Tiongkok menerapkan sebuah aturan baru yang mengharuskan gamer maupun seluruh warganya untuk menggunakan nama asli ketika bermain game.

Mengutip Scmp.com, selama bertahun-tahun pemerintah Tiongkok telah berupaya untuk menghentikan anak-anak dari bermain game. Alhasil, pemerintah Tiongkok telah mengabil langkah keras dengan mewajibkan setiap warganya, termasuk gamer untuk menggunakan nama asli ketika bermain game. Di mana regulasi ini akan segera dilaksanakan pada bulan September 2020 mendatang. 

Untuk merealisasikan langkah tersebut, pemerintah Tiongkok juga bekerja sama dengan beberapa perusahana game asal negeri Tirai Bambu tersebut, seperti Tencent dan NetEase. Kedua perusahaan tersebut akan mulai untuk memverifikasi identitas para pemainnya dengan menggunakan nama asli sehingga lebih transparan dan bisa dipantau oleh pemerintah Tiongkok. 

Hal ini dilakukan oleh pemerintah Tiongkok untuk melindungi dan menjaga warganya yang masih di bawah umur untuk tidak bermain game dalam waktu yang lama.

Tentu bermain game terlalu lama untuk anak usia di bawah umur sangat tidak baik dan dapat merusak kondisinya. Apalagi Tiongkok juga dikenal sebagai negara dengan pemain anak-anak terbesar di dunia saat ini. Sehingga sangat sulit untuk membatasi warganya untuk tidak bermain game, walau sudah berbagai upaya dilakukan. 

Kecanduan internet dan bermain game sudah lama berlangsung di Tiongkok. Banyak para remaja dan anak-anak yang kecanduan untuk bermain game akhirnya dimasukan ke kamp ala militer untuk mendetoks candu yang disebabkan oleh permainan digital tersebut. 

Nah bermain tentu saja boleh, asal ingat waktu dan mengetahu batasan game yang dimainkan ya. Jangan sampai kecanduan atau berdampak bagi diri sendiri. Nantikan informasi seputar game lainnya dan jangan lupa untuk ikuti Facebookdan Instagram DuniaGames ya.

Pengin headphone Steelseries Arctis 3 atau Nintendo Switch? Tenang gaes, sekarang kamu punya kesempatan buat dapetin secara cuma-cuma lho! Caranya adalah ikutan Dunia Games Merdeka Giveaway. Klik di sini untuk info detailnya. Buruan, periode terbatas!

Baca Juga >> Dianggap Berefek Buruk, Pemerintah Pakistan Blokir Sementara PUBG Mobile

Sumber gambar utama: Dunia Games
Artikel Asli