Pembeli Ngeluh Setelah Terima Ikannya, Respon Penjual Jadi Sorotan Warganet

Suara.com Dipublikasikan 12.40, 11/08 • Agung Pratnyawan
Pembeli online ini kecewa setelah menerima ikan hias pesanannya. (Twitter/ txtdarionlshop)
Pembeli online ini kecewa setelah menerima ikan hias pesanannya. (Twitter/ txtdarionlshop)

Suara.com - Perkembangan jaringan internet yang semakin pesat membuat keberadaan toko online bertambah cukup masif. Seorang pembeli online yang menerima ikan hias pesanannya ini berhasil membuat warganet salfok.

Bukan salfok dengan keluhan pembeli online, warganet justru dibuat geli dengan balasan dari sang penjual.

Akun fanspage Twitter @txtdarionlshop membagikan sebuah postingan screenshot mengenai keluhan pembeli online pada salah satu e-commerce.

Mengingat respon sang penjual sangat unik, postingan yang dibagikan viral di Twitter setelah mendapatkan lebih dari 940 Retweet dan 6 ribu Like.

Ratusan warganet ikut berkomentar menanggapi pembeli online yang cukup malang karena direspon dengan pesan menggelikan.

Keluhan pembeli online atas ikan hias pesanannya viral di Twitter. (Twitter/ txtdarionlshop)

Seorang pembeli online tampaknya kecewa dan memberikan bintang satu karena ikan yang ia terima justru dalam keadaan mati.

Menurut pendapat sang pembeli, oksigen pada kantong plastik terlalu sedikit sehingga ikan tak dapat bertahan hidup cukup lama.

"Ikan datang dalam keadaan mati semua. Gimana nih solusinya? Pas datang, packing buat oksigen terlalu kecil sehingga ikan nggak bertahan lama," kata sang pembeli online.

Bikin salfok, sang penjual justru menjawab bahwa kematian ikan tersebut merupakan sebuah takdir.

Pembeli online ini kecewa setelah menerima ikan hias pesanannya. (Twitter/ txtdarionlshop)

"Oksigen segede apapun kalau mati ya mati bos. Nyawa di tangan Tuhan ya bos, bukan di saya atau Anda. Thanks," respon sang penjual.

Postingan yang viral di atas hampir sama ketika pembeli online yang mengeluh menerima ikan louhan dalam kondisi mati.

Salah satu warganet menyarankan agar packing dilakukan dengan hati-hati dan tidak memilih ekspedisi sembarangan ketika mengirim hewan peliharaan, terutama ikan.

"Sebenarnya bisa kok ikan dijual online, Ngirimnya ya sama aja kayak lu beli ikan di abang² keliling, bedanya plastik bungkus lebih gede + dikasih oksigen. Jarang yg berani pakai JNE/JNT/TIKi dsb kalo main hewan air, minimal harus pakai KALOG. Tapi bisa juga kalo ikan kecil-kecil macam cupang," pendapat @Ignaaaas di sebuah postingan viral mengenai louhan mati yang didapat pembeli online pada Juli 2020.

Louhan yang dibeli online ini langsung mati. (Twitter/ txtdarionlshop)

Postingan di atas mendapatkan beragam komentar dari warganet.

"Ya lagian ada-ada aja. Kalo pakai Gosend sih mending ya. Lah ini pengiriman biasa. Ya jelas mati lah bos," komentar @coklat_pait22.

"Respon penjualnya bikin nangis, hidup dan mati di tangan Tuhan (emoticon sedih)," cuit @alwaysbeensure.

"Tergantung mungkin, temanku ngirim ikan cupang sampai seminggu di jalan, alhamdulillah ikannya masih sehat kak pas sampai (emoticon senyum)," balas @shansann_.

Itulah tadi postingan pembeli online dan respon sang penjual yang bikin warganet salfok sehingga viral di Twitter, absurd banget ya?

Artikel Asli