Pelatih Venezuela Sindir Kehadiran Jepang di Copa America 2019

VIVA.CO.ID Dipublikasikan 15.46, 24/06/2019 • Zulfikar Husein
Duel Timnas Jepang vs Chile di Copa America 2019.
Duel Timnas Jepang vs Chile di Copa America 2019.

VIVA – Pelatih Tim Nasional Venezuela, Rafael Dudamel, melontarkan kritik terhadap keberadaan Timnas Jepang di ajang Copa America 2019 di Brasil. Menurut Dudamel, Jepang datang sebagai tamu yang tidak sopan.

Ketidaksopanan Dudamel muncul lantaran Jepang banyak membawa pemain U-23. Pada Copa America 2019, Samurai Biru memang banyak mengirim penggawa junior sebagai rangkaian persiapan menuju Olimpiade 2020.

Melihat hal itu, Dudamel meminta kepada Konfederasi Sepakbola Amerika Selatan (CONMEBOL), untuk tidak mengundang negara dari zona lain. Ditegaskannya, Copa America edisi berikutnya harus diisi oleh negara-negara dari Amerika Selatan.

Namun, sejak 1998, CONMEBOL memiliki tradisi mengundang negara dari zona lain, agar turnamen berjalan dengan peserta. Sebab, anggota CONMEBOL hanya berjumlah 10 negara.

"Saya pikir Copa America harus diikuti oleh negara dari Amerika Selatan saja. Saya tidak setuju dengan undangan seperti Jepang," kata Dudamel seperti dikutip Fox Sports Asia.

"Mereka datang menggunakan mayoritas pemain U-23, ini merusak gengsi Copa America. Saya pun menganggapnya mereka tidak menghormati turnamen kami," sambungnya.

Sejauh ini, penampilan Jepang di Copa America dengan mayoritas pemain muda tidak begitu memalukan. Meski dipermalukan Chile 0-4 di laga perdana penyisihan Grup C, namun skuat besutan Hajime Moriyasu itu sanggup menahan imbang Uruguay di pertandingan kedua.

Samurai Biru pun masih berpeluang lolos ke babak perempatfinal, jika meraih tiga poin di duel pamungkas melawan Ekuador di Estadio Mineirao, Belo Horizonte, pada Selasa pagi WIB, 25 Juni 2019.

Jepang lebih diunggulkan, karena sudah memilki 1 poin sedangkan Ekuador tak mendulang poin sama sekali dalam dua pertandingan sebelumnya.

Kemenangan di laga nanti bakal membuat Jepang atau Ekuador menggeser Paraguay dalam perebutan posisi peringkat ketiga terbaik untuk menggenapi delapan tiket ke perempatfinal. Paraguay hanya mampu mengumpulkan 2 poin dari tiga pertandingan penyisihan Grup B.

Artikel Asli