Pelat Kecil di Anak Kunci Mobil Ini Hilang, Bisa Rugi Jutaan Rupiah

Kompas.com Dipublikasikan 03.02, 26/01 • Stanly Ravel
Pelat nomor kunci mobil

JAKARTA, KOMPAS.com - Setiap orang yang membeli mobil baru dan sudah mengusung fitur keyless, umumnya akan dilengkapi dengan pelat kecil yang menyerupai gantungan kunci.

Nah, penting untuk diketahui, pelat yang terbuat dari bahan besi atau stainless tersebut bukanlah sekadar pajangan semata, melainkan berisi nomor seri dari keyless tersebut.

Karena itu, jangan anggap remeh keberadaannya. Apalagi bila sampai lalai dan hilang, karena cukup krusial ketika dibutuhkan untuk membuat kunci cadangan mobil Anda.

Baca juga: Kenali Perbedaan Smart Entry Key, Start Button, dan Immobilizer

"Itu sebenarnya kode alur dari kunci mobil. Misal kunci itu hilang, nanti bisa dibuat lagi dengan menggunakan kode pada pelat tersebut. Penting, tapi kerap diabaikan, jadi sebaiknya disimpan di rumah, jangan biarkan digantung terus bersama kunci," ucap Kepala Bengkel Auto2000 Cilandak Suparna, saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (25/1/2020).

Lantas bagimana bila ternyata kedua kunci yang dimiliki pemilik mobil sudah hilang, termasuk dengan pelat tersebut. Apakah masih bisa dibikin baru atau justru harus langsung diganti baru.

Menurut Suparna, bila mengalami kasus tersebut, lebih baik langsung mengganti semuanya dengan baru, tidak perlu lagi membuat anak kunci karena akan sangat berisiko.

Baca juga: Kenali Masalah dan Solusi saat Smart Key Mobil Tak Berfungsi

"Ganti baru semua, karena otomatis sudah tidak ada lagi alur kuncinya. Saya sarankan lebih baik diganti sekaligus karena untuk menghindari hal-hal yang tidak-tidak, seperti ada oknum mengkondisikan keyless itu hilang padahal tidak. Dibandingkan ambil risiko, lebih baik ganti semua dan data lama akan dihapus," ucap Suparna.

Ketika ditanya berapa biaya yang harus dikeluarkan pemilik mobil bila kunci sampai hilang, Suparna mencontohkan untuk Toyota Voxy saja kisarannya sekitar Rp 5 sampai Rp 6 juta, namun harga tersebut tidak bisa dipukul rata, karena berbeda-beda tiap mobil.

"Tidak bisa disamakan, karena setiap mobil beda-beda tingkat keamanannya, jadi balik lagi tergantung mobilnya apa dan bagaimana tingkat keamanan pada mobil tersebut," ucap dia.

Penulis: Stanly RavelEditor: Azwar Ferdian

Artikel Asli