Pegawai Positif Covid-19, ISI Surakarta Lockdown Sepekan

rri.co.id Dipublikasikan 14.31, 21/11 • Mulato Isha'an

KBRN, Surakarta: Kampus utama Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta di Kentingan, Kecamatan Jebres, ditutup sepekan.

Penutupan sementara karena ada dua pegawai yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Selama penutupan akan dilakukantracing dan juga disinfeksi. 

Pejabat Humas ISI Surakarta, Esha Karwinarno, saat dikonfirmasi wartawan mengatakan, dua orang tersebut adalah staf bagian administrasi dan teknisi.

Staf teknisi tinggal di Boyolali, sedangkan staf administrasi tinggal di Solo.

BACA JUGA: Warga Solo Tolak Kehadiran Rizieq Shihab

"Kedua pegawai itu kini sudah dalam perawatan di rumah sakit," katanya di Surakarta, Sabtu (21/11/2020).

Menurut Esha, satu orang masuk Jumat (20/11) malam, dan seorang lainnya masuk RS Sabtu siang.

Pihaknya pun segera melakukan pelacakan terhadap kontak erat dari pasien COVID-19 itu. 

Kontak langsung dari pasien itu kemudian menjalani rapid test.

Bagi kontak yang reaktif rapid test akan menjalani swab test, namun saat ini mereka diminta untuk isolasi mandiri terlebih dahulu.

"Langsung kita data siapa saja yang kontak. Sebenarnya yang bersangkutan libur dalam beberapa hari terakhir, karena kami memberlakukan work from home secara bergantian. Jadi tidak semua kita swab. Hanya yang reaktif saja," katanya.

Esha menyampaikan gedung di tempat kedua staf bekerja mulai ditutup Sabtu ini dan akan dibuka pekan depan.

Penutupan mulai tanggal 21-28 November 2020.

"Tapi kita akan melakukan evaluasi," imbuhnya. 

Sementara itu data Covid-19 dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surakarta menyebutkan, pada Sabtu malam terjadi penambahan 31 kasus.

Sehingga kumulatif di Solo menjadi 1.950 kasus. 

Dari jumlah tersebut, isolasi mandiri 606, dalam perawatan 178 orang, meninggal dunia 88 orang dan sisanya sembuh. 

"Kami minta masyarakat terus waspada, tetap menjaga jarak, memakai masker, dan mencuci tangan pakai sabun," tutup Ketua Pelaksana Satgas Penanganan  Covid-19 Surakarta, Ahyani.

Artikel Asli