Patricia Mayoree Dapat Rekor Muri karena Pre-sweet Seventeen 6 Negara

Jawapos Diupdate 01.42, 13/07 • Dipublikasikan 08.42, 13/07 • Dhimas Ginanjar
Patricia Mayoree Dapat Rekor Muri karena Pre-sweet Seventeen 6 Negara

Usia 17 tahun diperingati Patricia Mayoree dengan sangat spesial. Berkeliling enam negara untuk melakukan sesi foto. Meski peringatannya dilakukan pada 2019, Juni lalu dia mendapatkan anugerah rekor dari Muri untuk kegiatan sesi fotonya sebelum genap berusia 17 tahun itu.

MARIYAMA DINA, Surabaya

Bagi sebagian warga, usia 17 tahun merupakan usia yang sangat spesial. Sebab, di usia tersebut remaja-remaja bakal mengantongi KTP, SIM, sampai mendapat kesempatan untuk menggunakan hak pilih dalam sebuah pemilihan umum kepala daerah.

Nah, usia spesial itu tak jarang dirayakan dengan hal spesial juga. Termasuk yang dilakukan Patricia Mayoree pada 2019.

Agustus tahun lalu, remaja kelahiran Surabaya tersebut memasuki usia ke-17. Namun, sejak akhir 2018, dia sibuk mempersiapkan ulang tahunnya itu. Termasuk melakukan sesi foto. Yang membuat berbeda, dalam sesi foto itu, dia tidak hanya melakukannya di satu tempat atau satu negara. Tapi, di enam negara yang berbeda.

Enam negara itu adalah Hongkong, Korea Selatan, Makau, Italia, Swiss, dan Indonesia. ’’Tapi, sebenarnya nggak semuanya khusus dilakukan buat sesi foto. Ada juga yang fotonya sambil liburan,’’ jelasnya kemarin (11/7). Semuanya dimulai saat liburan bareng keluarga akhir 2018. Kemudian berlanjut hingga Juli 2019.

Setiap sesi foto diakui punya cerita menarik di masing-masing negara. Cia –panggilan akrab Patricia– bercerita bahwa sesi foto di Swiss dan Italia-lah yang paling menantang. ’’Soalnya, waktu itu suhunya sampai minus 2 derajat (Celsius, Red). Dan waktu itu pakaiannya kebetulan dress yang bener-bener tipis,’’ ceritanya. Terlebih, konsep foto di negara-negara Eropa tersebut berada di shopping outlet yang tidak menyediakan tempat untuk berganti pakaian.

’’Jadi, pas mau ganti, kita stay di satu toko untuk pinjam fitting room buat ganti baju,’’ sambungnya. Meski dingin, perempuan yang baru menyelesaikan studi di bangku SMA tersebut berusaha menahan rasa dingin yang sudah tembus angka minus itu untuk mendapatkan foto yang diinginkan. ’’Jadi, sebelum foto, aku pakai jaket dulu. Baru waktu difoto, jaketnya dilepas,’’ imbuhnya.

Keliling di beberapa negara untuk melakukan sesi foto sebelum memasuki usia 17 tahun itu adalah idenya sendiri. Sebab, dia hobi traveling. Lewat foto-fotonya itu, Cia ingin menunjukkan pemandangan dan tempat-tempat indah di setiap negara yang disinggahinya.

Meski keliling di berbagai negara, perempuan yang mendapat julukan Crazy Rich Surabayan tersebut mengaku sesi foto yang paling disukai adalah saat di Indonesia. Yakni, di Bandung. Dia memilih hotel yang mempunyai arsitektur berbeda untuk melakukan sesi foto tersebut. ’’Meski di Indonesia, ternyata hasil fotonya bener-bener estetis. Bangunan vintage-nya dapet banget dan pemandangan alam Indonesia-nya juga dapet. Kelihatan glamor,’’ ungkapnya.

Dari melakukan sesi foto pre-sweet seventeen di banyak negara itu, Cia sempat viral. Ditambah perayaan pesta ulang tahunnya yang megah. Akhirnya, tepat pada 26 Juni lalu, dia mendapatkan sebuah rekor dengan predikat Pre-sweet Seventeen Photo Session in the Most Country dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (Muri).

Cia tidak menyangka bisa mendapatkan piagam tersebut. ’’Awalnya kaget pas dihubungi sama pihak Muri. Soalnya kan kegiatan sesi foto itu udah lumayan lama juga. Jadi, pas dihubungi bulan kemarin juga seneng banget,’’ ceritanya. Namun, Cia mengaku tidak pernah berpikir untuk menciptakan rekor dari segala kegiatan yang dilakukan.

Perempuan yang Agustus nanti berganti usia menjadi 18 tahun itu hanya ingin melakukan apa pun yang bisa membuatnya semangat. Jika apresiasi datang, itu hanyalah bonus. ’’Pokoknya kita bisa selalu menjadi yang berbeda dan be unique,’’ tuturnya.

Sementara itu, menjelang usia barunya, Cia juga tengah menyiapkan kegiatan baru dalam rangka pre-eighteen kali ini. Yakni, membuat berbagai kegiatan sosial lewat Heart of Patricia. Namun, meski kegiatan itu kembali dilakukan dengan cara yang berbeda, dia mengaku tidak mengejar rekor. ’’Biar mengalir aja. Yang penting do our best,’’ imbuhnya.

Saksikan video menarik berikut ini:

Artikel Asli