Pasutri Pesan Taksi Online Malah Diantar ke Kantor Polisi, Ini yang Terjadi

Liputan6.com Diupdate 02.03, 27/01 • Dipublikasikan 02.03, 27/01 • Liputanenam
Ilustrasi Foto Taksi Online (iStockphoto) ​
Ilustrasi Foto Taksi Online (iStockphoto) ​

Liputan6.com, Singapura - Beragam kejadian bisa saja terjadi saat menggunakan layanan taksi online. Pengalaman tak terlupakan tersebut biasanya dibagikan di akun media sosial.

Pengalaman tak terlupakan juga bisa saja kejadian tak menyenangkan. Seperti yang dibagi oleh pemilik akun Facebook Kohji Toh yang membagikan pengalamannya saat memakai layanan taksi online di Singapura. Pasalnya, bukan berakhir di tempat yang diinginkan, dia dan istrinya malah berakhir di kantor polisi.

Menurutnya, dia memesan taksi online dari rumahnya. Sopir taksi online yang merupakan seorang perempuan, disebut mengatakan banyak instruksi kepada pasutri itu.

Saat itu, si istri disebut tengah sakit kepala sehingga memeluk lengan suaminya dan menyandarkan kepalanya di bahu suaminya. Saat itulah sesuatu yang membuat penumpang taksi online ini kesal dimulai.

 

 

Sopir Menegur

Si driver rupanya menegur penumpangnya. Tindakan penumpang itu dianggap terlalu intim di dalam mobil. Meskipun penumpang sudah mengatakan bahwa mereka adalah pasangan suami istri yang sudah menikah, tapi tetap tak diindahkan.

Si driver mengatakan bahwa tindakan penumpang melanggar aturan dan mengatakan akan melaporkannya ke polisi.

Lantaran merasa tak ada yang salah, si penumpang pun menyilakan rencana sopir itu. Si sopir kemudian melajukan mobilnya ke kantor polisi. 

Sesampainya mereka bertemu polisi, pihak berwenang itu akhirnya menyatakan si pasutri tak melakukan kesalahan. Sebab, mereka tidak menunjukkan bagian tubuh atau saling menggerayangi.

Penumpang merasa waktunya terbuang sia-sia karena dia ada urusan sebelum 5.30 sore waktu setempat. Hal itu lantas membuatnya akan berusaha mendapatkan kompensasi.

Sumber: Otosia.com

Saksikan Juga Video Pilihan di Bawah Ini:

Artikel Asli