Pasutri Dibacok Tetangga gara-gara Kentut, Pelaku: Saya Sakit Hati, Dikentuti Dua Kali

Kompas.com Dipublikasikan 11.40, 22/01 • Candra Setia Budi
TRIBUN PADANG/REZI AZWAR
Pelaku AS saat diamankan di Mapolsek Lubuk Begalung, Padang

KOMPAS.com - AS (37), warga Lubuk Begalung, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), pelaku pembacok pasangan suami istri (Pasutri) FG (46), dan (NRD) mengaku sakit hati dengan korban.

Sakit itu lantaran karena pelaku sudah beberapa kali dikentuti dengan sengaja oleh korban tepat di bagian kepalanya.

"Tidak ada masalah lain, seminggu yang lalu saya dikentutin," ujarnya.

Baca juga: Kronologi Pasutri Dibacok Tetangga gara-gara Kentut

Ia mengaku sudah dua kali dikentuti oleh korban, padahal dirinya tak biasa bercanda dengan korban.

Sambungnya, ia juga merasa tidak terlalu dekat dan tidak terlalu sering berkomunikasi dengan korban.

"Masalahnya cuma karena saya dikentutin dia, saya merasa sakit hati akan hal itu," kata pria yang bekerja sebagai kuli bangunan tersebut.

Baca juga: Gara-gara Kentut, Pasutri di Sumbar Dibacok Tetangganya

Sementara itu, polisi masih menyelidiki motif pembacokan yang dilakukan pelaku terhadap pasutri tersebut.

"Latar belakang dari permasalahannya diduga karena unsur sakit hati," ujar Kapolsek Lubuk Begalung (Lubeg), AKP Andi Parningotan Lorena, Selasa (21/1/2020) dikutip dari TribunPadang.com.

Ia menjelaskan bahwa korban saat ini masih berada di rumah sakit dalam perawatan.

"Namun, kasus ini dalam pihak penyidik Polsek Lubuk Begalung. Sekarang kita melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap pelaku," ungkapnya.

Baca juga: Korban Pembacokan Gara-gara Kentut Alami Kritis di Rumah Sakit Padang

Diberitakan sebelumnya, pasangan suami istri (Pasutri) FG (46), dan NRD (41) terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit setelah dibacok oleh AS (37) yang tak lain adalah tetanganya sendiri hanya karena gara-gara kentut.

Peristiwa pembacokan ini terjadi di Bandes Batu Kasek, Kelurahan Pengambiran Ampalu Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Selasa (21/1/2020) pagi.

Akibatnya peristiwa itu, pasutri tersebut harus dilarikan ke rumah sakit.

"Korban saat ini dibawa ke rumah sakit. FG dibawa RSUP M Djamil Padang karena lukanya cukup serius. Sedangkan istrinya dibawa ke RS Tentara Padang," kata Kapolsek Lubuk Begalung AKP Andi Parnigotan Lorena.

Artikel ini telah tayang di Tribunpadang.com dengan judul Pembacok Tetangga karena Kentut: Saya Sakit Hati, Ambil Pisau dan Sabit, Saya Datangi Rumahnya

Editor: Candra Setia Budi

Artikel Asli