Pariwisata dan Penerbangan Anjlok, Jokowi: ini Momentum Transformasi

Jawapos Diupdate 04.25, 06/08 • Dipublikasikan 11.31, 06/08 • Estu Suryowati
Pariwisata dan Penerbangan Anjlok, Jokowi: ini Momentum Transformasi

JawaPos.com – Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pertumbuhan ekonomi pada kuartal-II 2020 mengalami kontraksi 5,32 persen. Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan, dari berbagai sektor, pariwisata dan penerbangan adalah sektor yang paling terdampak pandemi Covid-19.

Meski begitu, menurut Presiden Jokowi, mestinya kondisi ini dapat menjadi momentum untuk melakukan transformasi melalui tata kelola yang lebih baik. Untuk diketahui, kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) hanya mencapai 482 ribu kunjungan, atau turun 81 persen secara kuartalan (qtq), dan turun 87 persen secara tahunan (yoy).

“Menurut saya, penurunan ini justru menjadi momentum kita untuk konsolidasi, momentum kita untuk transformasi di bidang pariwisata dan di bidang penerbangan melalui penataan yang lebih baik,” ujarnya dalam konferensi pers virtual, Kamis (6/8).

Jokowi mencontohkan, transformasi bisa dimulai dari menata rute penerbangan. Selain itu, ada kemungkinan penggabungan BUMN penerbangan dan pariwisata.

“Sehingga pondasi di sektor pariwisata dan transportasi akan semakin kokoh dan semakin baik dan bisa berlari lebih cepat lagi,” ucapnya.

Artikel Asli