[POPULER NUSANTARA] Detik-detik Tubuh Ibu Rumah Tangga Diseret Buaya | Kabar Baik Vaksin Covid-19

Kompas.com Dipublikasikan 00.00, 06/08 • Pythag Kurniati
Ilustrasi buaya muara (Crocodylus porosus)

KOMPAS.com- Peristiwa mengerikan terjadi di Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat.

Tubuh seorang ibu rumah tangga bernama Nila diterkam dan diseret oleh seekor buaya hingga menghilang di sungai.

Sedangkan di Pontianak, Kalimantan Barat, seorang penumpang pesawat yang dinyatakan positif Covid-19 kabur ketika hendak diisolasi.

Kini, tim medis bekerja sama dengan TNI Polri masih memburu jejak penumpang tersebut.

Berikut lima berita populer nusantara yang menjadi fokus perhatian pembaca Kompas.com:

Baca juga: Detik-detik Andi Diserang 3 Anjing Herder, Kejar Layangan Putus, Ditemukan Penuh Luka Robek dan Gigitan

1. Tubuh ibu rumah tangga diseret buaya saat mandi

Nasib malang dialami oleh Nila (45) seorang ibu rumah tangga di Desa Barakkang, Kecamatan Budong-budong, Mamuju Tengah, Sulawesi Barat.

Ketika sedang mandi dan mencuci baju, tubuh Nila diterkam dan diseret oleh seekor buaya.

Koordinator Basarnas Mamuju Tengah Nasarudin mengemukakan, kawanan buaya tiba-tiba menerkam Nila saat ia tengah membereskan setumpuk cucian.

Menurut keterangan saksi, Nila sempat berteriak minta tolong kepada warga ketika insiden terjadi.

Sayangnya, ketika warga mendatangi lokasi, tubuh Nila telah hilang terseret buaya ke tengah sungai.

Hingga kini tim SAR masih berupaya mencari Nila.

"Pencarian hingga petang tadi belum membuahkan hasil. Rencananya besok pagi (Rabu) akan kita lanjutkan dengan memperluas wilayah pencarian,” kata Nasarudin.

Baca juga: Detik-detik Tubuh Nila Diseret Buaya hingga Menghilang, Korban Sempat Teriak Minta Tolong

2. Khofifah tanggapi klaim zona hijau Surabaya

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menanggapi klaim Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang menyebut Surabaya berstatus zona hijau.

"Yang menentukan status zona bukan pemkot, pemkab, atau pemprov, tapi satgas pusat sepekan sekali," kata Khofifah di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa (4/8/2020) malam.

Khofifah menambahkan, zonasi penyebaran itu biasanya dirilis setiap sepekan sekali melalui sistem informasi Bersatu Lawan Covid-19.

"Kami (Pemprov Jatim) biasanya juga ikut mengunggah dari BLC untuk update zonasi peta," kata dia.

Risma sebelumnya mengatakan, wilayahnya berubah menjadi zona hijau.

"Di mana kondisi Surabaya sudah hijau yang artinya penularannya kita sudah rendah. Lalu yang sembuh sudah banyak," kata Risma dikutip dari siaran pers, Senin (3/8/2020).

Baca juga: Risma Klaim Surabaya Berubah Jadi Zona Hijau Covid-19, Ini Penjelasannya

3. Erick Thohir pastikan Bio Farma siap produksi 250 juta vaksin

Menteri BUMN Erick Thohir terus memantau perkembangan produksi vaksin Covid-19 oleh Bio Farma.

Saat ini persiapan produksi tengah memasuki persiapan uji klinis fase 3.

Bio Farma yang memiliki kapasitas produksi 100 juta dosis, terus ditambah hingga 150 juta dosis hingga Desember 2020.

“Jadi pada tahun depan akan diproduksi sebanyak 250 juta dosis, dan jumlahnya akan mencukupi untuk Indonesia," ujar Erick dalam rilis yang diterima Kompas.com, Selasa (4/8/2020).

"Bukan tidak mungkin, Bio Farma bisa mengekspor juga vaksin Covid-19 untuk membantu negara lain,” katanya.

Erick menegaskan bahwa Bio Farma sudah berpengalaman memproduksi vaksin sehingga masyarakat tidak perlu meragukan.

Baca juga: Erick Thohir: Bio Farma Bisa Ekspor Vaksin Covid-19 untuk Membantu Negara Lain

4. Penumpang pesawat dari Surabaya yang kabur saat hendak diisolasi diminta menyerahkan diri

Seorang penumpang pesawat rute Surabaya-Pontianak terkonfirmasi positif setelah menjalani tes swab.

Pria berinisial IS itu sempat menginap di salah satu hotel di Pontianak.

Namun saat dijemput petugas, IS sudah kabur dan nomor ponselnya tak bisa dihubungi.

“Bagi masyarakat yang mengetahui keberadaannya agar melapor ke petugas kesehatan setempat atau pihak aparat keamanan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat ( Kalbar) Harisson kepada wartawan, Rabu (5/8/2020).

Padahal, strain virus yang dibawa IS diketahui cukup ganas, sehingga membahayakan orang lain yang berkontak dengannya.

“Sangat berbahaya bila seseorang kontak dan tertular dari yang bersangkutan,” ujarnya.

Baca juga: Wajah Penumpang Pesawat Positif Covid-19 yang Kabur Dirilis, TNI Polri Ikut Memburu

5.Kisah Sukartayasa menikahi dua wanita sekaligus, pacarannya sembunyi-sembunyi

Seorang pria asal Desa Bontihing, Kubutambahan, Buleleng, Bali, I Made Sukartayasa (39) memiliki cerita menarik terkait pernikahannya dengan dua wanita secara bersamaan.

Dahulunya ternyata Sukartayasa memacari keduanya secara diam-diam.

Namun saat hendak serius untuk menikah, Sukartayasa mempertemukan keduanya.

Bukannya marah, keduanya bersedia untuk dinikahi secara bersamaan.

Kini mereka hidup bersama dengan harmonis dan dikaruniai keturunan.

Sumber: Kompas.com (Penulis: Junaedi, Achmad Faizal, Reni Susanti, Imam Rosidin, Hendra Cipta | Editor: Khairina, Candra Setia Budi, David Oliver Purba, Aprilia Ika, Robertus Belarminus, Dony Aprian)

Editor: Pythag Kurniati

Artikel Asli