[POPULER MONEY] Pertamina Punya Bisnis Cuci Mobil | Gebrakan Erick Thohir

Kompas.com Dipublikasikan 23.00, 14/12/2019 • Sakina Rakhma Diah Setiawan
KOMPAS.COM/MUTIA FAUZIA
Menteri BUMN Erick Thohir di Jakarta, Jumat (13/12/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Gebrakan 'bersih-bersih' yang dilakukan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir masih menjadi perhatian pembaca Money Kompas.com, Sabtu (14/12/2019). Kali ini, Erick disebut bakal membatalkan pembangunan Gedung Arsip BUMN.

Berikut ini 5 berita populer Money Kompas.com yang masih layak disimak pagi ini.

1. Jangan Kaget, Pertamina Juga Punya Bisnis Cuci Mobil

PT Pertamina (Persero) tengah jadi perhatian Menteri BUMN Erick Thohir. Perusahaan migas ini memiliki 142 anak dan cucu perusahaan yang jumlahnya paling banyak di antara BUMN lainnya.

Bisnis Pertamina di luar sektor hulu dan hilir migas terbilang kompleks, mulai dari properti, ritel, hingga maskapai penerbangan.

Sejak beberapa tahun belakangan, Pertamina aktif melakukan rebranding, dari perusahaan migas menjadi perusahaan energi.

Salah satu lini bisnis Pertamina yang bisa dikatakan jauh dari core business perusahaan energi yakni pencucian mobil.

Selengkapnya, baca di sini.

2. Erick Thohir Ingin Batalkan Pembangunan Gedung Arsip BUMN

Menteri Badan Usaha Milik Negara ( BUMN) Erick Thohir berencana membatalkan pembangunan gedung arsip BUMN. Pembangunan gedung arsip sendiri digagas oleh mantan Menteri BUMN Rini Soemarno.

Menurut Erick, di era kemajuan teknologi seperti ini seharusnya pengarsipan dokumen-dokumen BUMN dilakukan secara digital.

“Kemarin mau beli tanah atau gedung untuk gedung arsip, saya rasa sekarang eranya sudah iCloud, ngapain kita bikin sesuatu yang masif lagi (di Jakarta). Apalagi (kita juga) mau bikin ibu kota baru,” ujar Erick di Jakarta, Sabtu (14/12/2019).

Selengkapnya, baca di sini.

3. Negara Keluar Ongkos Rp 166,5 Juta Sebulan untuk Gaji Wantimpres

Sebanyak sembilan anggota Dewan Pertimbangan Presiden ( Wantimpres) 2019-2024 Presiden Joko Widodo (Jokowi). Mereka dilantik di Istana Negara pada Jumat (13/12/2019).

Adapun kesembilan Wantimpres tersebut yaitu Sidarto Danusubroto, Dato Sri Tahir, Putri Kuswisnu, Mardiono, Wiranto, Agung Laksono, Arifin Panigoro, Soekarwo, dan Luthfi bin Yahya.

Sebagaimana halnya pejabat negara lainnya, Anggota Watimpres ini akan menerima gaji bulanan beserta tunjangan-tunjangannya.

Berapakah besarannya?

Selengkapnya, baca di sini.

4. Ari Askhara Sudah Bikin 5 Anak Usaha di Garuda Selama 2019

Menteri BUMN Erick Thohir telah mengeluarkan surat keputusan menteri nomor SK-315/MBU/12/ 2019 tentang Penataan Anak Perusahaan atau Perusahaan Patungan di Lingkungan Badan Usaha Milik Negara yang ditetapkan tanggal 12 Desember 2019 lalu.

Setelah terbitnya aturan ini, pembentukan anak dan cucu perusahaan pelat merah akan lebih ketat.

Salah satu BUMN yang memiliki puluhan anak dan cucu perusahaan yakni PT Garuda Indonesia Tbk (Persero).

Perusahaan yang direksinya baru dicopot karena kasus penyelundupan moge dan sepeda lipat ini sudah membentuk 5 anak perusahaan selama 2019, atau kurang dari satu tahun.

Selengkapnya, baca di sini.

Editor: Sakina Rakhma Diah Setiawan

Artikel Asli