[POPULER HYPE] Maia Estianty Dijatah Kartu Kredit oleh Ahmad Dhani | Anji dan Hadi Pranoto dilaporkan ke Polisi

Kompas.com Dipublikasikan 00.07, 04/08 • Novianti Setuningsih
YouTube dunia MANJI, YouTube DEWI PERSSIK
Kolase foto Anji dan Hadi Pranoto, Dewi Perssik dan Maia Estianty

JAKARTA, KOMPAS.com - Maia Estianty buka-bukaan perihal dapurnya. Menjadi perempuan mandiri rupanya hidup Maia tak tergantung pada nafkah suami.

Saat menjadi istri Ahmad Dhani dulu, Maia Estianty mengungkapkan diberi nafkah menggunakan kartu kredit.

Tetapi, Maia mengaku tak menggunakan kartu kredit tersebut, kecuali untuk keperluan ketiga anaknya.

Sedangkan, saat kini menjadi istri Irwan Mussry, Maia mulai membiasakan diri meminta jatah dari suami.

Meskipun, hanya 20 persen dari kebutuhannya. Artikel mengenai Maia Estianty ini banyak dibaca di kanal Hype sepanjang Senin (3/8/2020).

Kemudian, artikel yang banyak dibaca adalah terkait musisi Erdian Aji Prihartanto atau biasa disapa Anji.

Anji masih terus ramai diperbincangkan setelah video wawancaranya dengan Hadi Pranoto viral dan menuai kontroversi.

Terbaru, Anji dan Hadi Pranoto resmi dilaporkan ke pihak berwajib oleh Ketua Umum Cyber Indonesia, Muannas Alaidid, pada Senin (3/8/2020).

Selengkapnya, berikut artikel terpopuler Hype sepanjang Senin (3/8/2020).

Maia Estianty Ungkap Dulu Ahmad Dhani Menafkahi Pakai Kartu Kredit, tetapi…

Berbicang dengan pedangdut Dewi Perssik, Maia Estianty mengungkapkan bahwa dirinya termasuk perempuan yang mandiri.

Maia tidak bergantung pada nafkah yang diberikan suami. Bahkan. sejak pernikahannya yang pertama dengan Ahmad Dhani.

Meskipun, Maia Estianty mendapat kartu kredit sebagai bentuk nafkah dari Ahmad Dhani.

"Kalau yang dulu dikasih kartu kredit. Cuma gue tidak pakai, kecuali kalau beli buat anak-anak, baru gue pakai," ungkap Maia dalam kanal YouTube DEWI PERSSIK, dikutip pada Senin (3/8/2020).

Kini, Maia Estianty yang telah menikah dengan Irwan Mussry mengatakan bahwa suaminya memang menafkahinya.

Tetapi, Maia kerap kali tidak meminta uang jatah bulanan pada Irwan Mussry.

Artikel selengkapnya bisa dibaca di sini.

Ditanya soal Gelar Profesor Hadi Pranoto, Anji Jawab Begini

Musisi Anji tengah menjadi bahan perbincangan setelah video wawancaranya dengan Hadi Pranoto viral dan menuai kontroversi.

Dalam video itu, Hadi Pranoto yang disebut Anji sebagai profesor dan pakar mikrobiologi mengklaim telah menemukan obat Covid-19.

Sontak, pernyataan Hadi Pranoto membuat banyak pekerja medis mempertanyakan obat herbal yang diklaim tersebut.

Sosok Hadi Pranoto lantas menjadi pusat perhatian. Apalagi, yang bersangkutan disebut dengan gelar profesor.

Sebagai pewawancara, Anji juga tak luput dari pernyataan perihal sosok Hadi Pranoto dan gelar profesornya.

Sayangnya, melalui komentar di Instagram miliknya, Anji enggan menjawab perihal sosok dan gelar profesor Hadi Pranoto.

Artikel selengkapnya bisa dibaca di sini.

Video Viral Anji dan Hadi Pranoto soal Obat Covid-19, Tompi: Cek Latar Belakang Orang yang Diwawancara

Salah satu pekerja di bidang medis yang mengkritisi video wawancara Anji dan Hadi Pranoto adalah Tompi.

Menurut Tompi, sebuah penemuan medis seharusnya dipresentasikan dengan tata cara ilmiah supaya teruji dan terukur sehingga bisa diulang lagi.

Oleh karenanya, Tompi menyarankan agar Hadi Pranoto mempublikasikan temuannya.

Sedangkan, kepada Anji, Tompi berpesan untuk memverifikasi latar belakang sosok yang diwawancarai agar tidak menjadi informasi yang salah.

Artikel selengkapnya bisa dibaca di sini.

Anji dan Hadi Pranoto Resmi Dilaporkan ke Polisi

Tak hanya video wawancaranya dengan Hadi Pranoto diturunkan oleh YouTube, Anji juga dilaporkan ke pihak berwajib.

Ketua Umum Cyber Indonesia, Muannas Alaidid resmi melaporkan Anji dan Hadi Pranoto ke Polda Metro Jaya pada Senin (3/8/2020).

Anji dan Hadi Pranoto dilaporkan menggunakan UU ITE lantaran video yang mengklaim obat Covid-19 ditemukan, dapat meresahkan dan menimbulkan kebencian di masyarakat.

"Kalau dia enggak bisa membuktikan, maka dianggap penyebar berita bohong," kata Muannas kepada wartawan.

"Kami khawatir saja kalau enggak dilaporkan, ini dianggap bukan persoalan besar dan tidak ditindaklanjuti," ujar Muannas.

Artikel selengkapnya bisa disimak di sini.

Penulis: Novianti SetuningsihEditor: Novianti Setuningsih

Artikel Asli